kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

BSA Logistics Tetapkan Harga IPO di Level Rp 168 per Saham


Kamis, 02 April 2026 / 13:39 WIB
BSA Logistics Tetapkan Harga IPO di Level Rp 168 per Saham
ILUSTRASI. BSA Logistics (Dok/BSA Logistics)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Calon emiten di sektor logistik, PT BSA Logistics Indonesia berencana untuk melakukan penawaran umum perdana saham alias Initial Public Offering (IPO). 

Pada masa penawaran awal alias bookbuilding, WBSA menetapkan harga di kisaran Rp 168 per saham. Dus, WBSA berpotensi meraup dana segar paling banyak Rp 302,4 miliar. 

Calon emiten dengan kode WBSA ini akan menawarkan maksimal 1,8 miliar saham biasa. Ini setara 20,75% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. 

Dari sisi penggunaan dana IPO, WBSA mengalokasikan sebanyak Rp 215 miliar untuk mengambil alih saham PT Bermuda Inovasi Logistik sebanyak 191.250 lembar saham atau setara 99,99% dari PT Bermuda Nusantara Logistik.

Baca Juga: Nilai Transaksi di ICDX Capai Rp 110,5 Triliun di Kuartal I-2026

Secara keseluruhan, rencana pengambilalihan BIL didasari atas kebutuhan WBSA untuk menambah dan mengonsolidasikan pilar layanan angkutan laut dalam portofolio jasa perusahaan.

Dengan adanya pengambilalihan BIL, perusahaan akan memperoleh kepemilikan pengendali atas PT Beruang Maritim Indonesia sebagai entitas operasional di bidang pelayaran dan mengintegrasikan kapabilitas angkutan laut yang telah beroperasi tersebut ke dalam kelompok usaha perusahaan. 

Penambahan kapabilitas ini memungkinkan integrasi yang lebih erat antara layanan laut dengan jaringan angkutan darat dan fasilitas pergudangan yang telah dimiliki, sehingga penawaran jasa logistik multimoda perusahaan menjadi lebih lengkap dan terintegrasi, menciptakan sinergi operasional dan komersial, memperbesar skala usaha, dan meningkatkan daya saing perusahaan segmen logistik B2B. 

Sementara, sisa dana penawaran umum perdana saham akan digunakan perusahaan sebagai modal kerja, meliputi untuk mendukung kegiatan operasional, menjaga likuiditas usaha serta memperkuat kapasitas layanan logistik multimoda perusahaan.

Penjamin pelaksana emisi efek dari aksi korporasi ini ialah PT OCBC Sekuritas Indonesia, PT Semesta Indovest Sekuritas dan PT Indo Capital Sekuritas.

Kinerja Keuangan

Dalam laporan kinerja keuangannya hingga September 2025, perusahaan mengungkapkan total pendapatan mencapai Rp 1,54 triliun, meningkat 29,06% secara tahunan dibandingkan posisi yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp 1,19 triliun. 

Laba bersih perusahaan juga tercatat naik menjadi Rp 24,39 miliar hingga kuartal III-2025, dari sebelumnya Rp 1,54 miliar.

Dari sisi neraca, perusahaan mencatatkan total aset lancar senilai Rp 1,15 triliun per akhir September 2025, meningkat dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 874,06 miliar.

Jadwal Lengkap

Masa penawaran awal: 25 Maret - 27 Maret 2026

Tanggal efektif: 31 Maret 2026

Masa penawaran umum perdana saham: 2 April - 8 April 2026

Tanggal penjatahan: 8 April 2026

Tanggal distribusi saham secara elektronik: 9 April 2026

Tanggal pencatatan efek pada Bursa Efek Indonesia: 10 April 2026

Baca Juga: IHSG Anjlok 1,25% ke 7.094 di Sesi I Kamis (2/4), Top Losers LQ45: BREN, ADMR, BRPT

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×