kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

BPJS Ketenagakerjaan akan kurangi investasi di saham, simak saran analis ini


Kamis, 01 April 2021 / 08:00 WIB


Reporter: Kenia Intan | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) atawa BPJamsostek berencana memangkas investasi pada saham dan reksadana. Langkah ini dilakukan untuk menekan defisit program jaminan hari tua (JHT) yang membuat lembaga ini mencatatkan risiko unrealized loss atau kerugian secara buku.

Menanggapi rencana ini,  Analis Pilarmas Invesntindo Sekuritas Okie Ardiastama mengungkapkan, langkah tersebut dapat memberikan tekanan pada harga saham-saham koleksi BPJSTK.

"Sentimen dari kebijakan tersebut tentu menjadi perhatian pelaku pasar di mana dana kelolaan BPJSTK yang berencana keluar dari pasar saham dapat memberikan tekanan pada saham-saham yang dimilikinya," jelas Okie kepada Kontan.co.id, Rabu (31/3).

Baca Juga: Perbaiki kinerja, ini strategi investasi saham BPJS Ketenagakerjaan

Padahal, saham-saham yang masuk dalam portofolio BPJSTK memiliki bobot yang cukup besar ke IHSG. Sehingga, penurunan harga tersebut akan memberi tekanan terhadap pergerakan IHSG, di samping sentimen negatif  dari domestik maupun global yang telah menyeret IHSG selama ini. 

Terlepas dari strategi memangkas investasi di saham, Okie mencermati saham-saham koleksi BPJSTK tergolong berfundamental baik. Sehingga diperkirakan, pasar masih akan menyerap saham-saham tersebut kalau BPJSTK mengambil keputusan untuk melepasnya.

Bagi investor dengan strategi jangka panjang, lanjut Okie, momentum penurunan justru dapat menjadi saat yang tepat melakukan pembelian secara bertahap. Akan tetapi, pergerakan harga saham-saham koleksi BPJSTK masih akan tertekan dalam jangka pendek.

Mengacu pada laporan keuangan BPJSTK tahun 2019, ada beberapa saham dalam portofolio BPJSTK yang dianggap masih menarik. Dengan asumsi portofolio tersebut belum ada perubahan hingga saat ini, Okie mencermati saham-saham yang bergerak di sektor perbankan dan perkebunan cukup atraktif.

" Hal tersebut beriringan dengan pemulihan dari kualitas kredit di tahun 2021 dan juga tren dari harga komoditas CPO yang masih berpotensi naik hingga kuartal II tahun ini. Tentu itu dapat menjadi trigger terhadap membaiknya kinerja emiten," jelas Okie lagi.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×