kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Bos KSEI prediksi dampak suku bunga The Fed hanya sesaat


Rabu, 20 Juni 2018 / 08:41 WIB
Bos KSEI prediksi dampak suku bunga The Fed hanya sesaat
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dampak kenaikan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (The Federal Reserves), diprediksi hanya sementara di pasar keuangan. Sebab, kondisi fundamental Indonesia masih cukup baik dalam menahan tekanan dari eksternal.

Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Friderica Widyasari Dewi mengatakan, kenaikan suku bunga acuan The Fed sudah diantisipasi pasar lebih awal. Ini terbukti, sebelum libur Lebaran, IHSG ditutup turun 1,85% di level 5.993,62.

"Market selalu lebih cepat, jadi sudah di-price ini di market," kata Friderica, pekan lalu.

Pasar juga telah merespons rencana kenaikan The Fed dengan keluar dari pasar keuangan Tanah Air. Ini dilihat dari catatan net sell investor asing pada akhir perdagangan pekan lalu (8/6) yang mencapai Rp 2,45 triliun.

"Wajar-wajar saja, investor rebalancing portofolio dulu. Nanti, long term kalau mereka lihat Indonesia bagus, mereka akan kembali," imbuhnya.

Meskipun potensi dana asing keluar tetap ada, Friderica menilai, pertumbuhan indeks Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam 10 tahun tetap jadi pasar dengan return yang tinggi. Sehingga, tidak ada yang perlu dikhawatirkan jika asing keluar pasar.

Terkait potensi perdagangan hari pertama usai libur panjang, Friderica menyebut, tidak dapat diprediksi. Biasanya market akan sedikit turun usai libur panjang, namun tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan. "Selama ekonomi Indonesia on the track, kita lihat infrastruktur, jalanan dan ekonomi tumbuh, enggak masalah," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×