kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.996   25,00   0,14%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Bos BEI tunjuk pegawai untuk tes urine


Senin, 21 Mei 2018 / 13:03 WIB
ILUSTRASI. Dirut BEI Tito Sulistio


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) baru saja menandatangani perjanjian kerja sama terkait dengan sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkotika (P4GN).

Pendandatanganan ini kemudian dilanjutkan dengan seminar terkait dengan P4GN dan penunjukkan beberapa pegawai BEI untuk melakukan pengecekan tes urine. Beberapa pegawai BEI kemudian ditunjuk oleh Direktur Utama BEI, Tito Sulistio untuk melakukan tes urine. Bahkan, Direktur BEI, Nicky Hogan juga melakukan tes urine.

Dalam tes urine yang dilakukan oleh beberapa pegawai BEI ini, semua orang yang dites dinyatakan negatif. Tito mengatakan bahwa pencegahan narkoba di kalangan pasar modal menjadi suatu hal yang perlu diperhatikan.

"Orang yang bekerja di pasar modal harus serius dan memiliki komitmen. Banyaknya ketegangan yang terjadi di pasar modal berpotensi membuat orang menjadi pemakai," kata Tito, Senin (21/5).

Tito mengatakan bahwa hal ini menjadi suatu peringatan bagi masyarakat BEI. Tito juga mengatakan bahwa untuk selanjutnya BEI akan membuat kampanye "laporkan" terkait dengan penyalahgunaan narkotika di kalangan pasar modal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×