kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

BORN akan gelar buyback 5% saham


Selasa, 08 November 2011 / 07:10 WIB
ILUSTRASI. Beberapa negara lain baru akan mendapat vaksinasi pada pertengahan atau bahkan akhir 2021.


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Edy Can

JAKARTA. Satu lagi emiten yang berniat mengguyur pasar dengan duit buyback. PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (BORN) akan melakukan pembelian kembali saham, bersamaan dengan pembelian saham Bumi Plc dari PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR).

Rencananya, BORN akan membeli kembali sekitar 5% dari total saham yang beredar di publik. "Tujuannya untuk membuat harga di pasar kembali stabil," ujar Geroad P.A. Jusuf, Direktur dan Sekretaris Perusahaan BORN di Jakarta, Senin (7/11).

Maklum, harga BORN memang turun cukup dalam. Kemarin, harga saham BORN ditutup di Rp 850 per saham. Jika dibandingkan dengan harga IPO yang sebesar Rp 1.170 per saham, artinya saham BORN turun sekitar 27%.

Menurut laporan keuangan BORN di kuartal III-2011, jumlah saham BORN yang berada di tangan publik mencapai 4,42 miliar, setara 24,99% modal disetor. Jadi, BORN setidaknya akan membeli kembali 221,15 juta saham.

Sayangnya Geroad menolak mengungkapkan target harga saham yang ingin dicapai. Namun berdasarkan ketentuan Bapepam-LK, BORN bisa melakukan buyback di luar bursa maupun melalui bursa.

Jika transaksi dilakukan melalui bursa, maka harga buyback harus lebih rendah atau sama dengan harga transaksi yang terjadi sebelumnya. Sedang jika dilakukan di luar bursa, harga saham buyback ditetapkan sebesar harga rata-rata 90 hari terakhir.

Harga rata-rata BORN selama tiga bulan terakhir adalah Rp 910 per saham. Dengan asumsi itu, BORN memerlukan dana sekitar Rp 201,24 miliar untuk melakukan aksi korporasi tersebut.

Geroad menuturkan, pihaknya akan menggunakan dana dari kas internal untuk melakukan buyback. BORN akan meminta persetujuan pemegang saham untuk buyback pada RUPS di 15 Desember.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×