kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Bitcoin Diwarnai Sederet Peristiwa Penting Pekan Ini, Intip Strategi Investasinya


Selasa, 16 April 2024 / 14:10 WIB
Bitcoin Diwarnai Sederet Peristiwa Penting Pekan Ini, Intip Strategi Investasinya
ILUSTRASI. Bitcoin. REUTERS/Edgar Su


Reporter: Akmalal Hamdhi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga Bitcoin (BTC) pekan ini akan diwarnai oleh berbagai peristiwa penting. Data penjualan ritel Amerika Serikat (AS) hingga peristiwa halving pada pekan ini akan mempengaruhi gerak aset kripto ini.

Financial Expert Ajaib Kripto Panji Yudha mengatakan, Komisi Sekuritas dan Berjangka Hong Kong (SFC) telah secara resmi memberikan persetujuan pada exchange-traded funds (ETF) spot Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) pada Senin (15/4). Alhasil, sempat mendorong sesaat harga BTC ke atas US$ 66.000 dan ETH melampaui US$ 3.200.

Persetujuan ini diberikan kepada manajer aset terkemuka termasuk China Asset Management, Bosera Capital, dan HashKey Capital Limited, bersamaan dengan persetujuan prinsip untuk Harvest Global Investments. ETF BTC dan ETH akan mulai diperdagangkan pada akhir bulan April 2024.

Panji menuturkan, Bitcoin bertengger di US$ 63.010 pada Selasa (16/4) pukul 13.26 WIB, turun 4,60% dalam 24 jam terakhir. 

Baca Juga: Bitcoin Melemah 11,32% dalam Sepekan, Ini Penyebabnya

"Saat ini BTC berpotensi bergerak di sekitar sekitar US$ 62.800 - US$ 65.000," tulisnya dalam riset, Selasa (16/4).

Pekan ini, pasar kripto akan diwarnai oleh berbagai peristiwa penting. Investor secara khusus memperhatikan tiga sentimen utama, termasuk penjualan ritel AS yang mengindikasikan kestabilan ekonomi dan rencana pemotongan suku bunga Fed.

Kedua, pidato Wakil Ketua Fed Philip Jefferson karena keputusan suku bunga Federal Reserve sangat mempengaruhi minat terhadap aset kripto.

Ketiga, peristiwa halving Bitcoin yang akan terjadi pada Sabtu (20/4) juga menimbulkan antisipasi besar karena dapat menciptakan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan. Ia menilai, halving berpotensi memicu lonjakan bullish BTC dalam jangka panjang.

Dalam sejarah halving sebelumnya, BTC selalu mengalami kenaikan fantastis setahun pasca halving. Maka besar potensi untuk melampaui harga tertinggi di US$ 73.250 dalam beberapa bulan pasca halving.

Ia memaparkan, halving BTC keempat akan terjadi pada Block 840.000. Saat ini, block Bitcoin telah mencapai 839.410 yang artinya 590 Block lagi menuju Bitcoin Halving keempat yang akan terjadi di sekitar tanggal 20 April 2024.

"Hal itu akan memotong hadiah kepada penambang BTC dari 6,25 BTC menjadi 3,125 BTC per block," paparnya.

Baca Juga: Harga Bitcoin Melanjutkan Tren Kenaikan, Simak Prospek ke Depan

Dalam situasi pasar yang penuh antisipasi ini, Panji menyarankan investor harus memperhatikan dengan cermat setiap perkembangan pasar secara keseluruhan. Menurutnya, ada dua strategi untuk menghadapi ketidakpastian pasar, pertama, Buy The Dip atau aksi membeli muatan jika BTC mengalami penurunan signifikan.

Selain itu, Dollar Cost Averaging (DCA), dengan melakukan pembelian secara berkala. 

"Investor tidak perlu mencoba memprediksi waktu yang tepat untuk membeli aset yang dapat mengurangi risiko kehilangan peluang atau membuat keputusan yang buruk karena fluktuasi harga yang cepat," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×