kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bitcoin Bertahan di Dekat Level Terendah Enam Bulan


Senin, 17 November 2025 / 11:38 WIB
Bitcoin Bertahan di Dekat Level Terendah Enam Bulan
ILUSTRASI. Virtual currencies Bitcoin, Ethereum, and Dogecoin placed on a pile of fake gold bars in Clermont-Ferrand France on March 25 2025.


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bitcoin bertahan di kisaran US$ 95.000, mempertahankan sebagian besar kerugian minggu lalu dan tetap mendekati level terendah sejak awal Mei karena sentimen risk-off yang luas membebani pasar global. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Senin (17/11), mata uang kripto ini telah menghapus lebih dari 30% keuntungan yang dibukukannya awal tahun ini, karena optimisme awal tahun yang didorong oleh sikap pro-kripto pemerintahan Donald Trump memudar. 

Kepercayaan investor terguncang setelah pengumuman tarif Presiden AS Donald Trump memicu likuidasi pasar yang tajam pada bulan Oktober, membuat Bitcoin dan pasar kripto yang lebih luas berjuang untuk pulih. 

Baca Juga: Bitcoin Tertekan Usai Shutdown AS Berakhir, Cermati Sejumlah Pemicunya

Aksi jual meninggalkan dampak cukup lama pada sentimen, menahan pembeli institusional dan menghilangkan dukungan yang didorong oleh arus yang telah memicu keuntungan awal tahun ini. 

Kemunduran ini diperparah oleh pendinginan pada saham teknologi yang terbang tinggi, yang meredam selera risiko secara keseluruhan. Sementara token yang lebih kecil dan kurang likuid telah mengalami kerugian yang lebih tajam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×