kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Bidik profitabilitas lebih baik, GIAA revisi penambahan pesawat Citilink


Jumat, 29 Juli 2011 / 19:57 WIB
ILUSTRASI. Proyek konstruksi


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Maskapai penerbangan plat merah PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) merevisi rencana penambahan pesawat untuk armada Citilink tahun ini. Dari target menambah 15 pesawat, perseroan memutuskan hanya akan menambah 10 pesawat.

Kesepuluh pesawat itu adalah empat pesawat jenis A 320 dan enam pesawat jenis B737. Kesemuanya akan didatangkan pada semester kedua 2011.
"Revisi dilakukan karena kami ingin mendapatkan profitabilitas lebih baik," ujar Direktur Keuangan GIAA Elisa Lumbantoruan, Jumat (29/7).

Sedianya penambahan pesawat untuk Citilink sebagian mengambil dari pesawat klasik Garuda yang berjenis B737 300. Namun, jika menggunakan pesawat ini Citilink sulit bersaing dengan kapasitas angkut pesawat low cost carrier (LCC) lainnya. Pasalnya, pesawat LCC umumnya berkapasitas 180-215 seat. Sementara B 737 300 hanya 140 seat.

Citilink merupakan unit usaha GIAA yang ditargetkan menjangkau pasar penerbangan kelas menengah ke bawah. GIAA berencana melakukan spin-off atas unit usahanya ini tahun depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×