kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Bidik pertumbuhan pendapatan 25% di 2020, ini strategi Hartadinata Abadi (HRTA)


Selasa, 19 November 2019 / 16:08 WIB
Bidik pertumbuhan pendapatan 25% di 2020, ini strategi Hartadinata Abadi (HRTA)
ILUSTRASI. toko perhiasan emas Aurum Collection Centre center ACC PT Hartadinata Abadi Tbk HRTA


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

Sejatinya, perusahaan mengalokasikan dana utilisasi setelah hasil penawaran obligasi dilakukan untuk membayar utang ke PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebesar Rp 142,5 miliar. Namun, apabila obligasi tidak terealisasikan perusahaan belum akan melunasi utang tersebut.

Berdasarkan laporan keuangan HRTA kuartal III-2019, saldo utang kepada BNI tercatat sebesar Rp 285 miliar. Utang tersebut jatuh tempo pada 15 September 2020.

Baca Juga: Turunkan target pembukaan gerai, Hartadinata optimistis raih pendapatan Rp 3 triliun

Utang kepada BNI tersebut merupakan jumlah utang jangka pendek terbesar dalam pos liabilitas jangka pendek. Adapun, liabilitas jangka pendek tercatat sebesar Rp 364,7 miliar sedangkan liabilitas jangka panjang tercatat sebesar Rp 292,56 miliar. 

Selain itu, dana hasil penawaran obligasi akan digunakan untuk penyertaan modal dalam bentuk pinjaman ke anak perusahaan sebesar Rp 120 miliar. Salah satunya untuk menambah gerai baru di usaha gadai. 

Baca Juga: Luncurkan tema baru, Hartadinata gandeng Rossa sebagai brand ambassador perhiasannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×