kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Bidik Dana Rp 737 Miliar, Yelooo Integra Datanet (YELO) akan Rights Issue


Senin, 06 Juni 2022 / 12:11 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama YELO Wewy Susanto


Penulis: Venny Suryanto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten teknologi di bidang jasa penyedia alat teknologi komunikasi dan layanan konektivitas, PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) berencana akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue. Perseroan membidik target dana sebesar Rp 737 miliar.

Direktur Utama YELO Wewy Susanto mengungkapkan,  rencana rights issue tersebut akan disampaikan dalam pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) mendatang.

“Kami berencana akan melakukan right issue dengan target mengumpulkan dana sebesar Rp 737 miliar,” ujar dia dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Senin (6/6).

Wewy bilang lewat aksi korporasi tersebut, dana itu akan digunakan untuk melakukan pengembangan penjualan jaringan internet di sepanjang jalur rel kereta api di pulau Jawa.

Hal ini bertujuan meningkatkan pemberdayaan ekonomi digital terutama wilayah desa pelosok baik untuk kegiatan pendidikan, pertanian, maupun industri kreatif sehingga dapat berkembang pesat.

Baca Juga: Yelooo Integra Datanet (YELO) Kantongi Pendapatan Rp 113,8 Miliar di Kuartal I-2022

Adapun YELO menargetkan pemasangan Viberlink yakni layanan internet yang menggunakan 100% fiber optic dengan kecepatan koneksi mencapai 100 mbps hingga di 580 stasiun kereta api.

Harapannya, hal ini dapat mempercepat pemberdayaan ekonomi digital dengan fokus perseroan yang berada pada tingkat wilayah desa pelosok.

Lebih rinci, perseroan menargetkan untuk pengembangan itu dilakukan di wilayah tier 2 dan tier 3, sepanjang 2,800 km yang meliputi sekitar 4,291 desa. Adapun jumlah penduduk sekitar 11 juta.

“Ini merupakan pasar yang cukup prospektif bagi perseroan ke depannya,” tutup Wewy.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×