kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.814   57,00   0,32%
  • IDX 6.166   -40,00   -0,64%
  • KOMPAS100 814   -6,14   -0,75%
  • LQ45 626   -5,66   -0,90%
  • ISSI 217   -0,83   -0,38%
  • IDX30 357   -3,60   -1,00%
  • IDXHIDIV20 441   -5,38   -1,20%
  • IDX80 94   -0,55   -0,57%
  • IDXV30 122   -1,59   -1,29%
  • IDXQ30 115   -1,52   -1,30%

Biayai Kegiatan Usaha, Lautan Luas (LTLS) Kucurkan Pinjaman ke Anak Usaha


Selasa, 04 Oktober 2022 / 16:20 WIB
ILUSTRASI. PT Lautan Luas Tbk (LTLS) saat pameran kosmetik & personal care.foto/KONTAN/Elisabeth Adventa Previtapuri


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Lautan Luas Tbk (LTLS)  Bersama-sama dengan PT Lautan Solusi Airindo (LSA) telah menandatangani perjanjian pinjaman pemegang saham (revolving) tertanggal 30 September 2022.

Berdasarkan perjanjian, LTLS memberikan pinjaman kepada LSA yang mana pinjaman tersebut bersifat pinjaman secara revolving. Batas maksimum pinjaman berdasarkan perjanjian adalah Rp 5 miliar

Perjanjian ini terklasifikasi sebagai transaksi afiliasi dikarenakan LSA merupakan entitas anak Lautan Luas yang lebih dari 99% sahamnya dimiliki oleh LTLS.

Baca Juga: Perkuat Bisnis Perdagangan, Astra Otoparts (AUTO) Andalkan Gerai Shop & Drive

Periode perjanjian adalah tiga tahun sejak tanggal perjanjian, dan jatuh tempo untuk pinjaman akan ditentukan oleh LTLS berdasarkan pemberitahuan tertulis kepada LSA.

Adapun suku bunga atas pinjaman berdasarkan perjanjian ini adalah 8,25% per tahun dan LTLS dapat mengubah bunga dengan memberikan pemberitahuan tertulis kepada LSA.

“Perjanjian ditandatangani oleh Lautan Luas dan LSA dikarenakan LSA memerlukan dana untuk membiayai kegiatan usahanya,” tulis Sekretaris Perusahaan Lautan Luas Joshua C. Asali dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia, Selasa (4/10).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×