kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Besok, IHSG akan diwarnai profit taking


Kamis, 28 Juli 2016 / 18:30 WIB
Besok, IHSG akan diwarnai profit taking


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan diwaranai aksi profit taking pekan ini. Pasalnya, indikator indeks telah menunjukkan kondisi jenuh beli.

Lanjar Nafi, analis Reliance Securities mengatakan secara teknikal IHSG ditutup membentuk pola candlestick matching high dengan probabilitas reversal negatif. Indikator Stochastic terkonsolidasi dengan melandainya momentum RSI pada oscillator overbought

Pergerakan yang telah menyentuh level resistance membuat investor cenderung akan berhati-hati dan melakukan sell on strength di sejumlah saham. "Diperkirakan IHSG akan diwarnai aksi profit taking di akhir pekan ini dengan range pergerakan 5.180-5.300." kata Lanjar dalam riset yang diterima KONTAN, Kamis (28/7).

Pada perdagangan hari ini, IHSG ditutup menguat 24.85 poin atau 0.47% di level 5.299,21 dengan volume cukup tinggi. Rata-rata sektoral menguat kecuali sektor perbankan pasca dirilisnya kinerja laporan keuangan tengah tahun yang rata-rata masih di bawah target perseroan.

Meskipun sempat tertekan diawal sesi, IHSG mampu menguat seiring bertambahnya aksi beli investor asing di sesi kedua. Hari ini investor asing tercatat melakukan net buy sebesar Rp 544.82 pada perdagangan hari ini.

Bursa Asia ditutup mayoritas melemah menjelang perdagangan akhir pekan. Data komposisi investasi investor asing di Jepang kian menurun menjadi penekan bursa saham di Jepang. Mayoritas investor di Asia cenderung berhati-hati akhir bulan dan kembali fokus pada perkembangan biaya pinjaman di As.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×