Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
JAKARTA. Kapitalisasi pasar atawa market cap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada transaksi kemarin (27/7) menyentuh rekor tertingginya sepanjang masa seusai Presiden Joko Widodo mengumumkan perombakan kabinet terbaru.
Data yang dirilis BEI menunjukkan, market cap menyentuh level Rp 5.676,5 triliun melampaui capaian 20 Juli 2016 yang tercatat sebesar Rp 5.639,4 triliun.
Tito Sulistio, Direktur Utama Bursa mengatakan bahwa perombakan kabinet tersbut bukan merupakan pergantian, tetapi merupakan penyempurnaan. Hal ini akan menimbulkan kepercayaan dari investor terhadap perekonomian Indonesia dan imbasnya program pemerintah akan terlaksana dengan baik.
"Bagi saya, tingkat kepercayaan yang tinggi akan membuat program amnesti pajak yang tengah kami jalankan bersama dengan pemerintah akan berhasil," ujarnya dalam rilis resmi Bursa, Rabu (27/7).
Pada perdagangan kemarin, nilai transaksi perdagangan saham mencapai Rp 10,14 triliun atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan rerata nilai transaksi perdagangan harian saham sepanjangan tahun ini yang hanya Rp 5,65 triliun.
Selain itu, volume transaksi perdagangan saham kemarin juga berjumlah 5,93 juta saham atau jauh lebih tinggi dari rerata harian tahun ini sebesar 5,42 juta saham.
Frekuensi transaksi perdagangan saham kemarin mencapai 300,094 kali, lebih tinggi dibandingkan rerata frekuensi transaksi perdagangan saham sepanjang 2016 yang tercatat sebesar 246.163 kali. IHSG juga sempat menembus level psikologis 5.300 dan ditutup menguat 0,9% atau 49,966 poin ke posisi 5.274,36. Level tersebut merupakan capaian tertinggi di tahun ini.
"Sepanjang tahun ini, IHSG telah menguat sebesar 14,83% sejak awal 2016," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













