kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.871.000   -20.000   -1,06%
  • USD/IDR 16.445   -75,00   -0,45%
  • IDX 7.107   66,36   0,94%
  • KOMPAS100 1.034   12,73   1,25%
  • LQ45 806   9,73   1,22%
  • ISSI 223   1,91   0,86%
  • IDX30 421   5,94   1,43%
  • IDXHIDIV20 502   10,81   2,20%
  • IDX80 116   1,41   1,23%
  • IDXV30 120   2,66   2,27%
  • IDXQ30 138   2,04   1,50%

Berpotensi menguat


Selasa, 29 Oktober 2013 / 06:29 WIB
Berpotensi menguat
ILUSTRASI. Seorang warga membawa payung saat melintas di Kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (16/10/2020). Cuaca hari ini di Jabodetabek cerah berawan hingga hujan petir, menurut ramalan BMKG. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A.


Reporter: Kornelis Pandu Wicaksono | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengawali pekan dengan kondisi menghijau. IHSG naik 0,21% ke 4.590,54. Sektor infrastruktur memimpin kenaikan dengan menguat 2,11%. Indeks MSCI Asia Pacific naik 1,1% ke 142,81.

Analis Trust Securities, Yusuf Nugraha mengatakan, sentimen domestik maupun eksternal mendukung IHSG menguat kemarin. “Indeks kepercayaan konsumen Amerika Serikat (AS) yang turun disambut positif pelaku pasar,” ujar dia. Sebab muncul spekulasi bahwa The Fed tetap mempertahankan stimulus.

Analis Minna Padi Investama, Andre Setiawan menilai, tidak beroperasinya (shutdown) pemerintahan AS beberapa waktu lalu membuat rilis data ekonomi menjadi kurang bisa diandalkan. Sehingga, pengurangan stimulus (tapering) baru dilakukan di 2014.

Sementara itu, kinerja emiten kuartal III terlihat positif. Selain itu, pelaku pasar sudah tidak khawatir akan potensi kenaikan suku bunga. Sebab menurut Yusuf, pada September Indonesia mengalami deflasi.

Secara teknikal Andre melihat, IHSG akan menguat di support 4.470-4.540 dan resistance 4.660-4.791. Sementara Yusuf memproyeksikan, di area 4.580-4.600.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Driven Financial Analysis Thrive

[X]
×