kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Berpotensi Berbalik Melemah, Cermati Proyeksi Rupiah untuk Selasa (12/8)


Selasa, 12 Agustus 2025 / 06:25 WIB
Berpotensi Berbalik Melemah, Cermati Proyeksi Rupiah untuk Selasa (12/8)
ILUSTRASI. Petugas menghitung uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat di Jakarta, Senin (28/7/2025). Mengutip Bloomberg, rupiah spot menguat 0,08% ke level Rp 16.280 per dolar AS pada perdagangan Senin, (11/8/2025).KONTAN/Cheppy A. Muchlis/28/07/2025


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan bergerak fluktuatif pada cenderung melemah perdagangan Selasa (12/8/2025). Mata uang Garuda diperkirakan akan berbalik arah usai mengawali pekan ini dengan penguatan 

Mengutip Bloomberg, rupiah spot menguat 0,08% ke level Rp 16.280 per dolar AS pada perdagangan Senin, (11/8/2025).

Sedangkan mengacu Jisdor BI, rupiah juga menguat 0,08% ke level Rp 16.299 per dolar AS.

Baca Juga: Kompak, Rupiah Jisdor Menguat 0,28% ke Rp 16.253 per Dolar AS pada Senin (11/8/2025)

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi melihat, penguatan rupiah mengikuti pelemahan dolar AS yang dipicu sentimen ‘gencatan senjata’ tarif AS-Tiongkok.

“Tarif yang mengendalikan peningkatan bea masuk, akan berakhir pada 12 Agustus,” katanya, Senin (11/8/2025).

Meskipun pasar berharap gencatan senjata ini akan diperpanjang, ketidakpastian mengenai hasilnya masih berlanjut.

Baca Juga: Rupiah Dibuka Menguat ke Level Rp 16.250 per Dolar AS Senin (11/8)

Lebih lanjut, Ibrahim mencermati lonjakan ekspor Tiongkok minggu lalu sebesar 7,2% year-on-year untuk bulan Juli, menunjukkan para eksportir bergegas mengirimkan barang sebelum potensi tarif baru.

“Selain itu, AS menerapkan tarif timbal balik baru pada 7 Agustus, yang menargetkan barang-barang dari negara-negara dengan bea masuk hingga 50%,” imbuhnya.

Pada perdagangan Selasa (12/8/2025), Ibrahim memprediksi rupiah akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di kisaran Rp 16.270 - Rp 16.320.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×