kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.514   -16,00   -0,09%
  • IDX 6.735   -124,36   -1,81%
  • KOMPAS100 896   -19,90   -2,17%
  • LQ45 659   -11,15   -1,66%
  • ISSI 244   -4,20   -1,70%
  • IDX30 372   -4,71   -1,25%
  • IDXHIDIV20 456   -5,92   -1,28%
  • IDX80 102   -1,89   -1,82%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,19   -0,99%

Berotot, Rupiah Jisdor Menguat ke Rp 15.414 Per Dolar AS Pada Rabu (27/12)


Rabu, 27 Desember 2023 / 15:32 WIB
Berotot, Rupiah Jisdor Menguat ke Rp 15.414 Per Dolar AS Pada Rabu (27/12)
ILUSTRASI. rupiah Jisdor menguat 0,48% ke Rp 15.414 per dolar AS pada hari ini (27/12)


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di kurs tengah Bank Indonesia (BI) kembali menguat usai libur panjang Natal 2023. Rabu (27/12), rupiah Jisdor berada di level Rp 15.414 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah Jisdor menguat 0,48% dibanding penutupan Jumat (22/12) di level Rp 15.414 per dolar AS. Sejalan, rupiah spot juga ditutup menguat 0,35% ke Rp 15.430 per dolar AS.

Hingga pukul 15.00 WIB, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, baht Thailand menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,46%.

Berikutnya, dolar Taiwan yang ditutup menanjak 0,37% dan ringgit Malaysia yang terkerek 0,10%. Disusul, dolar Singapura yang naik 0,08%.

Baca Juga: Bertenaga, Rupiah Spot Ditutup Menguat ke Rp 15.430 Per Dolar AS di Hari Ini (27/12)

Kemudian, won Korea Selatan ditutup menguat tipis 0,02% pada perdagangan hari ini.

Sementara itu, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ditutup anjlok 0,53%.

Selanjutnya, yen Jepang  yang tertekan 0,27% dan rupee India yang koreksi 0,18%. Diikuti, dolar Hongkong yang turun 0,05%.

Lalu ada yuan China yang melemah tipis 0,02% terhadap the greenback di sore ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×