kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Berlina Bukukan Kenaikan Laba Bersih Hingga 100%


Senin, 30 Maret 2009 / 13:37 WIB


Reporter: Faisal Rachman | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Di tengah krisis saat ini, bisnis kemasan plastik ternyata masih cukup menjanjikan. Contohnya saja PT Berlina Tbk (BRNA) yang sukses mencatatkan kenaikan laba yang cukup fantastis. Sampai akhir 2008 kemarin, laba bersih BRNA melesat lebih dari 100% menjadi Rp 20,76 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 10,38 miliar.

Pencapaian ini ditunjang oleh naiknya pendapatan yang cukup signifikan menjadi Rp 479,93 miliar atau naik sebesar 28% dibanding tahun 2007 silam yang hanya mencapai Rp 375,94 miliar. Selain karena kenaikan penjualan, pendapatan yang meningkat tersebut juga di peroleh dari meningkatnya penghasilan lain-lain perseroan menjadi Rp 3,45 miliar dari sebelumnya hanya tercatat sebesar Rp 210, 50 juta.

Sebenarnya, laba bersih penyedia kemasan plastik untuk PT Unilever ini masih bisa lebih besar andai penghasilan bunga tak menurun dan kerugian akibat selisih valuta asing tak terjadi. Berdasarkan laporan keuangan yang di sampaikan ke Bursa Efek Indonesia (30/3) hari ini, BRNA mencatatkan rugi kurs sebesar Rp 2,85 miliar. Padahal pada tahun 2007 lalu, BRNA masih mencatatkan keuntungan dari selisih kurs sebesar Rp 2,24 miliar. Adapun pemasukan bunga menurun menjadi hanya sebesar Rp 1,40 miliar dibanding dengan setahun sebelumnya yang sebesar Rp 4,26 miliar.

Untuk meningkatkan kapasitas produksi yang berujung pada peningkatan pendapatan, di 2009 ini BRNA akan menganggarkan belanja modal atau capex Rp 80 miliar. Berlina menggunakan sekitar 50% dana capex itu untuk menambah kapasitas mesin produksi. Mesin-mesin itu terletak di empat lokasi pabriknya yang telah beroperasi yakni Pandaan, Tangerang, Sidoarjo dan Cikarang.

Di tahun ini juga, BRNA berniat akan membangun pabrik plastik lagi di China. Berlina telah menyiapkan dana 25 juta yuan atau Rp 40 miliar untuk membangun pabrik baru di Hefei, China.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×