kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Berkah pidato Kuroda efek, yen perkasa


Rabu, 26 November 2014 / 06:24 WIB
ILUSTRASI. Twibbon kelulusan SD kelas 6. 


Reporter: Yuthi Fatimah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Yen menguat terhadap sejumlah mata uang utama dunia, merespons pidato Gubernur Bank Sentral Jepang (BoJ) Haruhiko Kuroda. Ia menyebutkan, inflasi Jepang tahun depan bisa mencapai 2%. Mengutip Bloomberg, Selasa (25/11) pukul 17.59 WIB, pasangan USD/JPY turun tipis 0,08% dibandingkan hari sebelumnya menjadi 118,18. EUR/JPY melorot 0,11% menjadi 146,99. Sedangkan AUD/JPY merosot 0,89% menjadi 101,012.

Analis PT Millenium Penata Futures, Suluh Adil Wicaksono mengatakan, mata uang Jepang rebound terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Hal ini didukung ucapan Kuroda terkait target inflasi. Kuroda juga bilang, ekspor semakin meningkat, dampak gelontoran stimulus sejak Oktober lalu.

Namun, Suluh menambahkan, USD/JPY akan kembali menguat menunggu indikator perekonomian Amerika Serikat. Seperti data tingkat kepercayaan konsumen dan produk domestik bruto (PDB) AS. Untuk pasangan EUR/JPY, analis Monex Investindo Features Ariston Tjendra mengatakan, yen naik terbatas. Tapi selanjutnya euro berpeluang menguat karena program stimulus Bank Sentral Eropa (ECB) belum diluncurkan.

Analis PT Central Capital Futures, Wahyu Tribowo Laksono mengatakan, penguatan JPY terhadap AUD hanya koreksi teknikal. Selanjutnya, AUD/JPY masih dalam tren bullish. Apalagi program stimulus di Negeri Samurai tersebut berpotensi menyebabkan deflasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×