kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.754   69,00   0,39%
  • IDX 6.396   -202,97   -3,08%
  • KOMPAS100 847   -26,92   -3,08%
  • LQ45 637   -13,66   -2,10%
  • ISSI 229   -9,22   -3,87%
  • IDX30 363   -5,99   -1,62%
  • IDXHIDIV20 449   -6,22   -1,37%
  • IDX80 97   -2,77   -2,77%
  • IDXV30 125   -3,34   -2,60%
  • IDXQ30 118   -1,39   -1,17%

Bergerak Dinamis, Rupiah Spot Menguat 0,11% Dalam Sepekan Terakhir


Jumat, 17 Desember 2021 / 18:30 WIB
ILUSTRASI. Rupiah berhasil menguat di perdagangan pekan ini


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah berhasil mengakhiri perdagangan pekan ini dengan hasil yang cukup apik. Pada Jumat (17/12), di pasar spot, rupiah berhasil ditutup di level Rp 14.355 per dolar Amerika Serikat (AS) atau menguat tipis 0,05%. Jika dihitung, dalam seminggu terakhir rupiah berhasil terapresiasi 0,11%.

Sementara di kurs referensi Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah justru bergerak flat dan ditutup di level Rp 14.343 per dolar AS. Namun, rupiah Jisdor ini masih berhasil catatkan penguatan 0,24% dari posisi pekan lalu.

Sejatinya, pergerakan rupiah pada pekan ini cukup dinamis. Sempat menguat pada awal pekan, rupiah berbalik arah dalam dua hari berikutnya. Beruntung, tren negatif rupiah berakhir pada perdagangan hari ini.

Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri menjelaskan, penguatan rupiah pada awal pekan tidak terlepas dari data ekonomi Indonesia yang cukup solid, seperti data cadangan devisa dan data neraca perdagangan yang masih kembali surplus. Kasus Covid-19 dalam negeri juga masih terus catatkan penurunan.

Baca Juga: Rupiah Ditutup Menguat di Pekan ini, Simak Sentimen Pendukungnya

Namun, pada pertengahan pekan, The Fed dalam FOMC meeting resmi mengumumkan akan melakukan percepatan tapering seiring pemulihan ekonomi Negeri Paman Sam yang solid. Hal ini juga berujung pada kenaikan suku bunga acuan AS yang bakalan lebih cepat dari perkiraan.

“Selepas pengumuman ini, pelaku pasar kembali memburu dolar AS sebagai safe haven. Tak pelak rupiah sempat mengalami pelemahan,” kata Reny ketika dihubungi Kontan.co.id, Jumat (17/12).

Kendati begitu, Reny melihat pernyataan The Fed justru sudah sesuai dengan perkiraan para pelaku pasar. Alhasil pada hari ini, pasar sudah priced in terhadap sentimen tersebut karena akhirnya The Fed beri kepastian.

Alhasil, mata uang emerging market seperti rupiah kembali jadi lirikan para investor sehingga berhasil menguat tipis jelang akhir pekan ini.

Pada pekan depan, Reny memperkirakan rupiah akan diperdagangkan pada rentang Rp 14.275 - Rp 14.400 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×