kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   20.000   0,73%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Berencana naikkan harga mi instan, saham ICBP menjadi incaran


Rabu, 26 Januari 2011 / 12:36 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) menjadi incaran investor hari ini. Pada penutupan sesi I, saham anak usaha Indofood ini tercatat naik 1,1% menjadi Rp 50.

Melonjaknya harga saham ICBP disinyalir terkait aksi korporasi perusahaan. Seperti yang diberitakan KONTAN sebelumnya, ICBP akan menaikkan harga mi instan sebesar Rp 100 per bungkus. "Rencana peningkatan harga mie instant ini akan berlaku pada pertengahan bulan ini," kata Franciscus Welirang Direktur Utama PT Indofood Sukses Makmur Tbk.

Memang, harga gandum dunia yang terus meningkat memaksa harga pangan domestik ikut terkerek naik. Maklum, Indonesia masih harus mengimpor gandum untuk produksi tepung terigu maupun mie instant.

Menurut data bloomberg, harga gandum untuk pengiriman Maret 2011 hari ini naik 0,8% menjadi US$ 8.4825 per bushel. Sementara, harga gandum pada akhir Desember 2009 masih berada di posisi 6.2525 per bushel. Artinya, dalam 13 bulan harga gandum telah naik sebanyak 35,66%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×