kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Berbalik arah, harga minyak jatuh ke US$ 41,61 per barel


Rabu, 12 Agustus 2020 / 06:11 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: The sun is seen behind a crude oil pump jack in the Permian Basin in Loving County, Texas, U.S., November 22, 2019. REUTERS/Angus Mordant/File Photo


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak mentah berubah negatif pada Selasa (11/8), terlepas dari ekspektasi stimulus ekonomi Amerika Serikat untuk mendukung konsumen minyak terbesar dunia itu serta pulihnya permintaan di pasar Asia karena ekonomi kembali dibuka.

Melansir CNBC, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menetap 33 sen atau 0,79%, lebih rendah pada US$ 41,61 per barel, setelah sebelumnya naik lebih dari 2%. Sedangkan, patokan minyak mentah internasional Brent turun 37 sen atau 0,82%, diperdagangkan pada US$ 44,64 per barel.

Presiden AS Donald Trump melalui akun Tweeter-nya pada hari Senin mengatakan bahwa anggota Kongres dari Partai Demokrat ingin bertemu dengannya untuk membahas bantuan ekonomi terkait virus corona setelah pembicaraan macet minggu lalu.

Baca Juga: Harga minyak terus menanjak di tengah ekspektasi stimulus AS

"Kesepakatan tentang paket dukungan bukanlah kesimpulan yang sudah pasti, tetapi jika kesepakatan yang dapat diterima bersama tercapai, saham dan minyak akan mendapatkan dorongan jangka pendek," kata Tamas Varga dari pialang minyak PVM.

Tanda-tanda pulihnya permintaan minyak Asia juga mendorong harga. Pada hari Minggu, CEO Saudi Aramco Amin Nasser mengatakan dia memperkirakan permintaan minyak akan pulih di Asia karena ekonomi terbuka.

Deflasi pabrik China berkurang pada bulan Juli, didorong oleh kenaikan harga minyak global dan aktivitas industri naik kembali ke level sebelum virus corona, menambah tanda-tanda pemulihan di ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

Harga minyak juga mendapat dukungan dari reli di saham Eropa, yang naik untuk sesi ketiga berturut-turut pada Selasa karena produsen mobil menguat karena data penjualan China yang menguat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×