CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Belum penuhi free float, 6 emiten bisa disuspensi


Rabu, 27 Januari 2016 / 16:58 WIB


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Batas akhir emiten untuk memenuhi aturan baru free float tinggal menghitung hari. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengatakan, masih ada enam emiten yang belum memenuhi aturan BEI soal free float.

Awal pekan mendatang, BEI akan mengadakan pertemuan dengan keenam emiten tersebut. Tito mengatakan, emiten-emiten tersebut sebelumnya sudah berkomitmen untuk memenuhi ketentuan free float BEI. Kemungkinan, BEI masih akan memberi waktu tambahan bagi emiten-emiten itu untuk memenuhi kewajibannya.

Namun, jika tak ada progress, saham-saham emiten ini bakal dihentikan sementara (suspensi). Sayangnya, Tito masih belum membeberkan nama-nama emiten yang terancam suspensi tersebut. "Karena beberapa emiten kan masih ada yang dalam proses legal dan administrasi. Jadi kami akan beri waktu. Tetapi kalau tidak ada progress, stop perdagangan dulu," ujar Tito di BEI, Rabu (27/1).

Seperti diketahui, dalam aturan anyar pencatatan saham, emiten wajib memenuhi free float minimal 50 juta saham dan minimal 7,5% dari jumlah saham dalam modal ditempatkan dan disetor. Penyebaran jumlah saham juga diatur minimal 300 pemegang saham yang memiliki rekening efek di Anggota Bursa (AB). Seluruh emiten wajib memenuhi beleid tersebut maksimal pada akhir Januari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×