kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BEI tepis ada emiten yang voluntary delisting


Kamis, 25 Februari 2016 / 17:42 WIB


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) membantah ada emiten yang akan melakukan voluntary delisting (sukarela) dari bursa atau yang akan dikenakan sanksi delisting oleh BEI. Bursa dengan tegas mengatakan hingga saat ini, belum ada satu pun emiten yang mengajukan klausul voluntary delisting dari bursa.

"Delisting sampai saat ini belum ada, baik yang voluntary delisting maupun yang akan kami delisting," ujar Samsul Hidayat, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Kamis (25/2).

Sebelumnya, PT Merck Sharp Dohme Pharma Tbk (SCPI) menyatakan akan melakukan voluntary delisting dari bursa saham. Namun pihak bursa menyatakan belum menerima klausul atau pemberitahuan dari emiten tersebut.

Kabarnya, SCPI telah menawarkan harga Rp 100.000 per saham untuk membeli 50.741 saham yang dimiliki oleh publik, jumlah tersebut setara dengan 1,59% dari total 3,6 juta saham beredar. Perseroan juga menyiapkan total dana hingga Rp 5 miliar untuk memiliki kembali saham yang dipegang publik.

SCPI sendiri sudah menyatakan tetap akan keluar dari bursa pada Maret mendatang dan penawaran tender tersebut akan berakhir pada akhir bulan ini. Walaupun nantinya pemegang saham tidak mau menjual kembali sahamnya kepada perseroan keputusan untuk voluntary delisting tidak akan berubah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×