kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BEI kantongi 10 obligasi korporasi dalam pipeline, nilainya Rp 10,5 triliun


Rabu, 17 Februari 2021 / 22:01 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas di bawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (20/5/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

Adapun terkait dengan opportunity penerbitan obligasi dan sukuk di tahun ini, dapat dilihat pada aspek likuiditas obligasi dan sukuk di pasar sekunder. 

Dari data yang diperoleh, sepanjang tahun 2020 lalu, peningkatan investor di pasar modal yang terdiri atas investor saham, obligasi, maupun reksadana, mengalami kenaikan 56%, mencapai 3,88 juta investor.

Baca Juga: Punya prospek positif, sekarang waktu yang tepat melirik obligasi korporasi?

Nyoman menyebut, jumlah ini melonjak hingga 4 kali lipat dalam kurun waktu 4 tahun terakhir. Kondisi tersebut memberikan optimisme akan likuiditas obligasi maupun sukuk, dimana dapat menjadi alternatif pilihan investasi yang menarik bagi investor.

Sampai dengan  16 Februari 2021, total emisi obligasi dan sukuk baru yang dicatatkan sepanjang tahun 2021 sudah mencapai Rp 5,11 triliun.  

Selanjutnya: Likuiditas pasar tinggi, ORI019 laris manis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×