kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

BEI Buka Suara Soal Keputusan MSCI Pertahankan Pembatasan Saham Indonesia


Selasa, 21 April 2026 / 09:38 WIB
BEI Buka Suara Soal Keputusan MSCI Pertahankan Pembatasan Saham Indonesia
ILUSTRASI. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik (KONTAN/Rashif Usman)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) buka suara soal keputusan  MSCI untuk mempertahankan pembatasan terhadap saham Indonesia dalam tinjauan indeks Mei 2026 mendatang.

Dalam pernyataannya pada Senin (20/4/2026), MSCI menyebut belum akan menambahkan saham  Indonesia ke dalam MSCI Investable Market Indexes pada tinjauan kali ini. Keputusan tersebut diambil seiring proses evaluasi reformasi transparansi pasar yang baru dilakukan Indonesia.

Selain itu, MSCI juga masih membekukan peningkatan inklusi asing untuk saham-saham Indonesia.  MSCI menegaskan pihaknya masih mengkaji ruang lingkup, konsistensi, serta efektivitas data dan kebijakan baru yang diumumkan otoritas Indonesia.

Baca Juga: Fore Kopi (FORE) Catat Kenaikan Laba 60,47% Jadi Rp 9,43 Miliar di Kuartal I-2026

Hasil evaluasi tersebut akan diumumkan kembali pada tinjauan berikutnya di bulan Juni. Menanggapi pengumuman tersebut, Pjs. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik mengatakan BEI telah melakukan pertemuan dengan MSCI pada 16 April 2026.

“Kami mengapresiasi empat proposal yang telah kami deliver di-acknowledge oleh MSCI dan kami akan terus berkomunikasi dengan index provider,” jelasnya, Selasa (21/4). 

Tak hanya itu, Jeffrey bilang BEI juga akan terus berkomunikasi dengan investor global untuk memperoleh masukan untuk penguatan pasar modal ke depan. 

Baca Juga: Rupiah Dibuka Menguat ke Rp 17.125 Per Dolar AS Hari Ini (21/4), Terkuat di Asia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×