kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.800   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.102   70,58   0,88%
  • KOMPAS100 1.143   11,20   0,99%
  • LQ45 827   6,00   0,73%
  • ISSI 287   3,49   1,23%
  • IDX30 431   4,02   0,94%
  • IDXHIDIV20 516   3,30   0,64%
  • IDX80 128   1,12   0,88%
  • IDXV30 140   0,97   0,70%
  • IDXQ30 140   0,90   0,65%

BEI Buka Potensi Menurunkan Satuan Lot Saham


Kamis, 19 Juni 2025 / 15:58 WIB
BEI Buka Potensi Menurunkan Satuan Lot Saham
ILUSTRASI. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah melakukan survei kepada pelaku pasar terkait penyesuaian satuan perdagangan saham alias lot size.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah melakukan survei kepada pelaku pasar terkait penyesuaian satuan perdagangan saham alias lot size. Survei daring ini dilaksanakan mulai 16–26 Juni 2025. 

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik mengatakan, kajian penyesuaian lot size ini merupakan upaya BEI dalam melakukan pendalaman pasar. 

“Ini upaya kami untuk meningkatkan likuiditas dengan memberikan kemudahan akses lebih kepada investor ritel,” jelasnya saat ditemui di Main Hall BEI, Kamis (19/6). 

Baca Juga: Transaksi Repo SPPA BEI Sudah Tembus Rp 100 Triliun

Jeffrey bilang survei ini dilakukan juga berkaca dari bursa lainnya. Misalkan, di bursa saham Korea Selatan satu lot berisi 10 saham, tetapi kalau harga dasar saham di atas KRW 50.000 maka satu lot berisi satu saham. 

“Yang paling rasional adalah menurunkan jumlah satuan lot, berkaca dari bursa global kalau ada perubahan yang paling umum adalah menurun bukan naik,” katanya. 

Jeffrey mengatakan, kajian penyesuaian lot size ini dilakukan menyasar untuk investor ritel dalam negeri. Menurutnya, investor asing punya kemampuan finansial lebih tinggi dalam bertransaksi. 

Dia memastikan implementasi penyesuaian lot saham ini tak akan dieksekusi tahun ini. Mengingat, BEI sedang dalam proyek besar untuk mengganti sistem perdagangan yang akan diimplementasikan pada 2026. 

“Kelihatan tidak mungkin tahun ini karena kami sedang proses implementasi sistem perdagangan baru, semua sumber daya kami tahun ini akan fokus di sana,” ucap Jeffrey. 

Namun, Jeffrey menegaskan, kajian mengenai lot size saham akan terus berlanjut, soal jadwal implementasi akan di BEI sesuaikan dengan jadwal di masa mendatang.  

Baca Juga: BEI Awasi Pergerakan Saham ASPI dan GPRA, Ada Apa?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×