kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.967   54,00   0,30%
  • IDX 5.682   38,52   0,68%
  • KOMPAS100 734   6,20   0,85%
  • LQ45 557   4,12   0,75%
  • ISSI 198   1,26   0,64%
  • IDX30 316   1,73   0,55%
  • IDXHIDIV20 389   -0,44   -0,11%
  • IDX80 83   0,69   0,83%
  • IDXV30 106   -0,49   -0,46%
  • IDXQ30 102   0,14   0,14%

Begini rencana ekspansi Solusi Sinergi Digital (WIFI) usai melantai di BEI


Kamis, 31 Desember 2020 / 13:14 WIB
ILUSTRASI. Pencatatan perdana saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI)


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten yang bergerak di bidang ads media, mobile apps, dan infrastruktur jaringan, yakni PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) optimistis dalam memasang target kinerja pada 2021.

Direktur Utama Solusi Sinergi Digital Hermansjah Haryono mengatakan WIFI menargetkan perolehan pendapatan sebesar Rp 390 miliar dengan laba Rp 114 miliar di akhir tahun 2021.

Ia menjelaskan, pendapatan dari iklan online dan offline masih mendominasi sekitar 70% dari total pendapatan. "Aplikasi baru berkontribusi sekitar 5% dan sisanya adalah untuk Network Infrastruktur karena memang baru beroperasi setelah pembangunannya rampung di pertengahan tahun 2021," terangnya pada Kontan, Kamis (31/12).

Baca Juga: OJK optimistis pasar modal bisa lebih kuat pada tahun 2021

Hermansjah bilang WIFI akan konsisten dengan strategi bisnis perusahaan yang terkonsentrasi pada 3 pilar usaha yakni media Iklan, aplikasi dan piranti lunak, dan, infrastruktur jaringan. "Kelebihan dan diferensiasi Kami adalah sinergi dari 3 lini usaha ini. Itu yang membedakan kami dengan lainnya," tambahnya.

Sembari mengejar target, WIFI juga akan menyelesaikan pembangunan jaringan fiber optik di samping rel kereta api sehingga pilar ke 3 akan lengkap dan beroperasi secara penuh. Selain itu, emiten ini juga bakal melengkapi media media aset existing sehingga dapat menciptakan sinergi di antara ke tiganya.

Pada tahun depan, Hermansjah memandang banyak peluang bisnis. "Mobile aplikasi, salah satu contohnya akan terus berkembang. Banyak pipelines yang sedang antre di dalam ekosistem Kami," katanya.

Untuk Bisnis Media, ia meramalkan para prinsipal akan mulai meningkatkan pembelanjaan iklannya. Namun sudah pasti mereka akan memilih pola periklanan yang terukur seperti yang WIFi sajikan.

Baca Juga: Tahun depan, Cahaya Bintang Medan (CBMF) targetkan pertumbuhan pendapatan 20%

"Untuk bisnis infrastruktur, kita tahu Pandemi membuat permintaan berjalan secara lebih cepat. Belum lagi dengan pertumbuhan 5G yang akan mulai di tahun 2021 dan diramalkan akan memuncak di tahun 2023," papar Hermansjah.

Selanjutnya: Kata Fitch perilah rencana Tower Bersama (TBIG) beli 3.000 menara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×