kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Begini pergerakan harga emas menjelang dua peristiwa besar pekan ini


Selasa, 10 Desember 2019 / 15:51 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi emas batangan. REUTERS/Ilya Naymushin/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

"Mengingat kita menuju sebuah kesepakatan dengan China, kami rasa baik emas maupun perak akan mendapatkan sejumlah tekanan menjelang akhir tahun dan melihat keduanya akan ditransaksikan pada kisaran rendah dalam beberapa pekan ke depan," papar Edward Meir dari ED&F Man Capital Markets kepada Reuters. 

Dampak dari perang dagang yang berkepanjangan terhadap pertumbuhan ekonomi memicu The Federal Reserve untuk memangkas suku bunga acuannya sebanyak tiga kali pada tahun ini, sehingga mendongkrak permintaan emas. Pergerakan emas pada tahun ini berada di jalur performa terbaiknya dalam hampir satu dekade terakhir. 

Baca Juga: Harga emas spot turun 0,10% di level US$ 1.460,27 per ons troi

Mayoritas anggota The Fed telah menekankan untuk menahan suku bunga acuan, kecuali jika outlook perekonomian memburuk. The Fed diprediksi akan menahan suku bunga acuannya di kisaran 1,50% hingga 1,75%. 

Sementara itu, analis teknikal Reuters Wang Tao memprediksi, harga emas di pasar spot akan menguji level support di US$ 1.455 per troy ounce. Jika menembus support, hal itu akan menyebabkan harga emas spot anjlok ke level US$ 1.440. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×