kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Beban pokok melonjak, laba PGAS hanya naik tipis


Rabu, 30 Oktober 2013 / 18:51 WIB
ILUSTRASI. Cek Kurs Dollar-rupiah di BRI Jelang Tengah Hari ini, Rabu 22 Juni 2022./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/02/09/2021.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mencatat kenaikan pendapatan yang signifikan di sepanjang periode Januari-September 2013. Namun kenaikan pendapatan perseroan sebesar 20,2% tertekan dengan beban pokok pendapatan yang naik 54,3%. Sehingga laba PGAS hanya tumbuh 4% dibanding periode yang sama pada tahun lalu.

Dalam laporan keuangan PGAS kuartal III yang dirilis pada hari ini, Rabu (30/10) pendapatan perseroan tercatat US$ 2,2 miliar, naik US$ 370 juta atau 20,2% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 1,83 miliar.

Beban pokok pendapatan PGAS jauh melonjak lebih tinggi hingga 54,3%. Beban pokok pendapatan tercatat  US$ 1,157 miliar, naik US$ 407,2 juta atau naik 54,3% dibandingkan tahun lalu sebesar US$ 749,94 juta.

Rincian beban pokok pendapatan tersebut paling besar berasal dari biaya distribusi gas kepada pihak ketiga sebesar US$ 852,4 juta dan kepada entitas berelasi dengan pemerintah sebesar US$ 292,4 juta.

Tingginya beban pokok pendapatan tersebut jelas menekan laba bersih perseroan yang hanya naik tipis. Laba bersih PGAS tercatat US$ 666,46 juta, naik US$ 25,8 juta atau naik 4% dibanding tahun lalu yang hanya US$ 640,63 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×