kontan.co.id
banner langganan top
Minggu, 6 April 2025 | 04:12 WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%

Beban meningkat, laba Sarana Menara turun 17%


Rabu, 01 November 2017 / 13:23 WIB
Beban meningkat, laba Sarana Menara turun 17%


Reporter: Riska Rahman | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten menara telekomunikasi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) berhasil mencatat kenaikan pendapatan di triwulan ketiga tahun ini. Pada periode Januari-September 2017 ini, TOWR berhasil meningkatkan pendapatannya menjadi Rp 3,98 triliun.

Jumlah ini meningkat 6,59% year-on-year (yoy) dari sebelumnya Rp 3,73 triliun. Bisnis sewa menara jadi kontributor terbesar pendapatan TOWR di periode ini. Bisnis ini menyumbang 94% dari total pendapatan TOWR hingga akhir September.

Meski begitu, pertumbuhan paling tinggi datang dari bisnis sewa metropolitas wireless fiber optic (MWIFO) yang tumbuh 111,64% yoy menjadi Rp 89,18 miliar di kuartal ketiga ini. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya pendapatan sewa jasa telekomunikasi jaringan serat optik dan nirkabel untuk layanan internet, baik dari pihak ketiga maupun pihak berelasi.

Namun, jumlah depresiasi dan amortisasi meningkat menjadi Rp 361,28 miliar di periode ini. Laporan keuangan perusahaan yang dirilis Rabu (1/11) juga menunjukkan adanya peningkatan beban pokok pendapatan lainnya sebesar 37,25% yoy dan beban pokok pendapatan yang juga naik hingga 16,16% menekan laba perusahaan.

Karena peningkatan beban tersebut, laba TOWR selama sembilan bulan terakhir ini merosot 17,37% menjadi Rp 1,91 triliun. Padahal di periode yang sama tahun lalu, perusahaan berhasil meraup laba hingga Rp 2,31 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×