kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.805   20,00   0,12%
  • IDX 7.923   -406,88   -4,88%
  • KOMPAS100 1.108   -57,53   -4,94%
  • LQ45 806   -27,29   -3,27%
  • ISSI 278   -19,24   -6,46%
  • IDX30 421   -8,88   -2,07%
  • IDXHIDIV20 505   -4,36   -0,85%
  • IDX80 123   -5,79   -4,48%
  • IDXV30 135   -3,57   -2,57%
  • IDXQ30 137   -1,44   -1,04%

Bea impor di AS menekan industri otomotif


Jumat, 02 Maret 2018 / 21:46 WIB
Bea impor di AS menekan industri otomotif
ILUSTRASI. Produksi Daihatsu Sigra di Pabrik Astra Daihatsu Motor


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk memberlakukan bea impor baja dan alumunium mulai pekan depan direspons negatif oleh industri otomotif. Apabila aturan itu benar-benar diberlakukan, dikhawatirkan penjualan mobil di negeri Paman Sam akan semakin terpuruk.

Seperti dilansir Bloomberg, Jumat (2/3), Toyota Motor Corp mengatakan, keputusan itu akan menaikkan biaya produksi dan harga jual mobil dan truk di AS. Produsen mobil yang berniat membangun pabrik di Alabama senilai US$ 1,6 miliar ini menyebut, selama ini lebih dari 90% produsen baja berasal dari Asia.

Presiden American International Automobile Dealers Association, Cody Lusk melihat, keputusan pemberlakuan bea impor ini datang di saat yang tidak menguntungkan. Di tengah penjualan otomotif beberapa bulan terakhir yang flat, diperkirakan produsen tidak akan siap menanggung kenaikan tersebut.

Meski belum diterapkan, rencana Trump ini juga sudah memicu saham sejumlah produsen mobil Asia tergelincir. Berikut pergerakan harga saham produsen mobil pada perdagangan Jumat (2/3):

- Toyota turun 2,6%
- Honda turun 3,8%
- Nissan turun 1,5%
- Hyundai turun 4%
- Subaru turun 2,6%
- Mazda turun 2,8%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×