kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Batavia rilis produk reksadana terproteksi anyar


Selasa, 22 Maret 2011 / 12:06 WIB
ILUSTRASI. Juru bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyampaikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (3/4/2020). 


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Edy Can

JAKARTA. PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen menawarkan reksadana terproteksi baru. Reksadana baru tersebut bernama Batavia Proteksi Prima 5.

Karma P. Siregar, Associate Director Mutual Fund Sales and Marketing Batavia Prosperindo Aset Manajemen bilang reksadana ini akan menempatkan 80% dana kelolaan pada surat utang korporasi dan sisanya pada pasar uang. Surat utang yang dipilih oleh Batavia harus memiliki rating idAA dan memberi imbal hasil yang menarik.

Karma menambahkan, Batavia Proteksi Prima 5 ini akan memproteksi dana kelolaan investor selama tiga tahun. "Kami menargetkan memberi imbal hasil 8,15% nett per tahun atau gross 10,2%," ujarnya dalam rilis kepada KONTAN, Selasa (22/3).

Imbal hasil reksadana ini akan dibayar dalam tiga bulan sekali. Jika berminat, investor bisa membeli reksadana ini pada Bank Mandiri dan Commonwealth Bank mulai hari ini hingga 6 April 2011. Selanjutnya, reksadana itu akan dilisting pada 8 April mendatang "Batavia memprediksi Batavia Proteksi Prima 5 bisa menyerap sampai Rp 250 miliar," ujar Karma.

Manajemen Batavia cukup yakin reksadana ini dapat diserap dengan baik. Sebab jangka waktu produk yang pendek dan resiko investasi yang rendah. Sampai dengan Februari 2011, total dana kelolaan Batavia telah mencapai Rp 9,6 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×