kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45725,83   16,46   2.32%
  • EMAS914.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Barito Pacific (BRPT) akan stock split dengan rasio 1:5, begini kata analis


Sabtu, 20 Juli 2019 / 05:35 WIB
Barito Pacific (BRPT) akan stock split dengan rasio 1:5, begini kata analis

Reporter: Aloysius Brama | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Barito Pacific Tbk (BRPT, anggota indeks Kompas100) mendapat restu dari para pemegang sahamnya untuk melakukan stock split melalui mekanisme RUPSLB yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat (19/7). Pada kesempatan tersebut, pemegang saham BRPT menyetujui usulan perusahaan untuk memecah saham dengan rasio 1:5.

Faktor likuiditas menjadi pertimbangan BRPT dalam aksi korporasi kali ini. Direktur Utama BRPT Agus Salim Pangestu mengatakan, pihaknya mencoba untuk memerhatikan posisi pemegang saham perusahaannya yang saat ini lebih banyak dipegang oleh institusi. “Saham kita lebih banyak di-handle oleh institusi seperti ETF, index fund, dan juga fund management,” kata Agus pada kesempatan tersebut.


Aksi korporasi ini juga berpengaruh terhadap waran yang ditawarkan oleh perusahaan. Asal tahu, BRPT sendiri telah menerbitkan sejumlah 3,83 miliar lembar saham baru dalam pelaksanaan PUT II. Dalam penawaran tersebut, setiap empat lembar saham baru maka BRPT akan menerbitkan 1 lembar waran. Hingga kini sendiri BRPT sudah menerbitkan sebanyak 957 juta lembar waran.

Dengan stock split ini, total waran BRPT akan menjadi sebanyak 4,78 miliar lembar dengan harga pelaksanaan Rp 373 per lembar, dari yang awalnya Rp 1.864, untuk waran dengan periode 1 Juli 2019 hingga 30 Juni 2020. Sedangkan untuk periode 1 Juli 2020 sampai dengan 30 Juni 2021 harga pelaksanaannya sendiri sebesar Rp466 dari yang awalnya Rp 2.330.

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji menyebut aksi korporasi BRPT sendiri cukup relevan bila bertujuan untuk menjaga ketertarikan para investor, terutama investor ritel. Price equity ratio (PER) BRPT sendiri menurutnya masih tinggi yakni di level 195,58x. “Sehingga bila di stock split, akan memberikan valuasi yang lebih menarik bagi investor,” tandas Nafan, Jumat (19/7).

Senada dengan Nafan, analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menyebut pergerakan dan prospek saham BRPT sendiri memang cukup bagus. “Sehingga stock split ini bisa semakin meramaikan transaksi,” ujarnya.

Didit juga mengatakan, secara historis saham BRPT setelah stock split cenderung terus mengalami kenaikan. Sebagai informasi, terakhir kali BRPT melakukan stock split pada tahun 2017 lalu. “Kalau melihat historisnya di 2017,investor dapat mengakumulasi saham ini ya,” tambah Herditya.

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×