kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Banyak tawaran investasi bodong, Satgas Waspada Investasi minta masyarakat hati-hati


Selasa, 03 Desember 2019 / 20:11 WIB
ILUSTRASI. Ketua Satgas Waspada Investasi OJK Tongam Lumban Tobing


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Herlina Kartika Dewi

Tidak dipungkiri semakin berkembangnya teknologi, kegiatan ilegal berkedok forex trading makin menjamur. Tongam pun menyadari tidak bisa mengontrol 100% pelaku penipuan yang memanfaatkan internet sebagai cara menjaring investor. Internet pula yang membuat banyak penawaran transaksi forex trading asal luar negeri masuk ke pasar Indonesia. 

Namun, kembali lagi Tongam menghimbau baiknya masyarakat tidak bertransaksi dengan pialang yang tidak memiliki izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). 

"Dalam undang-undang jelas mengatakan setiap perdagangan komoditas berjangka harus memiliki izin dari Bappebti, dan 164 perdagangan forex ini tidak memiliki izin, sehingga ini banyak yang kami hentikan kegiatannya," kata Tongam. 

Baca Juga: Kasus Kampoeng Kurma berlanjut, LBH Bogor layangkan somasi

Sementara, Lukas berpendapat kegiatan usaha ilegal banyak berasal dari forex trading karena kegiatan usaha ini tidak perlu memiliki wujud barang investasi secara riil. Berbeda dengan, kegiatan usaha di investasi riil, masyarkat bisa dengan mudah memeriksa keberadaan investasi tersebut. 

Intinya, agar terbebas dari jeratan kegiatan usaha ilegal, Lukas menghimbau jika kegiatan tidak memiliki izin resmi maka tinggalkan saja. Tak kalah penting, jika kegiatan usaha memiliki izin resmi, pertimbangkan juga dengan matang risiko kegiatan usaha tersebit. 

"Cek track record perusahaan dan pelajari bagaimana kegiatan usaha tersebut dalam menghasilkan keuntungan, apakah masuk akal, jadi risiko dulu yang dipertimbangkan," kata Lukas. 

Terakhir, Lukas juga mengatakan manfaatkan pengumuman entitas ilegal dari Satgas Waspada Investasi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×