kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Banjir hambat distribusi KLBF


Selasa, 21 Januari 2014 / 06:35 WIB
ILUSTRASI. Jika harga Pertalite naik, maka pengguna mobil harus mengeluarkan dana lebih besar untuk isi bensin sampai penuh. TKONTAN/Baihaki


Reporter: Cindy Silviana Sukma | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Kinerja emiten sektor barang konsumen alias consumer goods diprediksi akan meningkat di kuartal I tahun ini. Ini karena efek dari bencana banjir di sejumlah daerah di Indonesia akan meningkatkan permintaan produk. Akan tetapi, banjir juga akan mengakibatkan distribusi emiten sektor consumer goods menjadi terhambat.

Marlene, analis AAA Sekuritas mengatakan, penjualan emiten consumer goods berpotensi naik, akibat banjir. Namun, dia melihat, kenaikan ini tak akan signifikan. Ini karena distribusi juga akan terganggu. "Infrastruktur yang terhambat akibat banjir akan menganggu jalur distribusi produk," ujar dia. 

Direktur PT Kalbe Farma Tbk, Vidjongtius juga membenarkan kondisi tersebut. "Aktivitas distribusi belum lancar, terutama ke daerah-daerah yang dilanda bencana," jelas dia, kepada KONTAN (20/1).

Sementara, Vidjongtius bilang, permintaan obat-obatan akibat adanya bencana belum terlalu terlihat meningkat signifikan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×