kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.015   52,00   0,29%
  • IDX 5.774   78,50   1,38%
  • KOMPAS100 749   13,86   1,89%
  • LQ45 569   11,92   2,14%
  • ISSI 200   1,33   0,67%
  • IDX30 322   6,75   2,14%
  • IDXHIDIV20 397   7,89   2,03%
  • IDX80 85   1,63   1,95%
  • IDXV30 108   1,54   1,45%
  • IDXQ30 104   1,82   1,78%

Bakrie Capital keluar masuk di saham BNBR


Senin, 24 September 2018 / 21:32 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama PT Bakrie & Brothers Tbk Bobby Gafur Umar


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) kembali masuk ke zona saham gocap. Posisi ini mulai terjadi sejak 13 September 2018.

Pada saat yang bersamaan, PT Bakrie Capital Indonesia mengambil posisi jual saham BNBR. Dalam laporan kepemilikan saham di KSEI, Bakrie Capital memiliki 919,92 juta atau setara 7,59% saham BNBR per 14 September. Aksi jual terus dilakukan hingga porsi kepemilikan Bakrie Capital saat ini tersisa 50,8%.

Padahal, per 13 September, Bakrie Capital masih memiliki 922,61 juta saham atau setara 7,61% saham BNBR. Porsi kepemilikan ini tercapai setelah Bakrie Capital terus mengakumulasi saham BNBR sejak akhir Juli. Di periode ini, kepemilkan Bakrie Capital masih sekitar 5,66%.

Chief Financial Officer (CFO) BNBR Amri Aswono Putro mengaku tak mengetahui alasan dibalik aktivitas itu. "Pemegang saham tidak perlu minta izin untuk melakukan itu," ujarnya kepada Kontan.co.id.

Terlepas dari aktivitas pemegang saham, Amri memastikan upaya restrukturisasi utang BNBR akan terus tetap berjalan. Perusahaan bakal segera menggelar RUPSLB terkait rencana tersebut.

Sayang, dia belum bisa memperinci utang mana yang bakal direstrukturisasi. Yang terang, prosesnya masih akan menggunakan skema konversi utang ke saham.

"Diharapkan juga tidak ada reverse stock lagi," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×