kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Bakal jadi anggota holding Danareksa, begini kata Kliring Berjangka Indonesia


Jumat, 26 November 2021 / 22:00 WIB


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Tendi Mahadi

Arya belum mengkonfirmasi berapa banyak BUMN yang akan bergabung dengan holding Danareksa. Yang terang, dia mengungkapkan pembentukan holding ini dilakukan dalam dua tahapan. Setidaknya ada 16 BUMN yang akan bergabung dalam dua tahap tersebut.

Tahap pertama akan diisi oleh Kawasan Industri Medan, Kawasan Industri Makassar, Kawasan Industri Wijayakusuma, Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), Perusahaan Pengelola Aset (PPA), Kliring Berjangka Indonesia (KBI), Balai Pustaka, dan Nindya Karya.

Pada tahap kedua, ada Virama Karya, Yodya Karya, Indra Karya, Bina Karya, Perum Jasa Tirta (PJT) 1, dan PJT 2. Di sisi lain, pembentukan holding Danareksa ini dimaksudkan untuk pengembangan usaha melalui transformasi bisnis model.

Arya mencontohkan kawasan industri milik BUMN yang ingin menjadi smart and green industrial estate. Selanjutnya ada perubahan bisnis Balai Pustaka menjadi intellectual property-based licensing digital company

"PPA menjadi pilar restrukturisasi BUMN dan KBI merambah komoditas tambahan yang bisa di-kliring-kan di bursa seperti nikel, timah, dan seterusnya," kata Arya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×