kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Awas, aksi profit taking saham di akhir pekan


Jumat, 19 Oktober 2012 / 06:04 WIB
Awas, aksi profit taking saham di akhir pekan
ILUSTRASI. penyakit virus Marburg adalah penyakit yang sangat virulen, rawan epidemi yang terkait dengan tingkat kematian kasus yang tinggi, hingga 88%. REUTERS/Denis Balibouse


Reporter: Muhammad Khairul, Agustinus Beo Da Costa | Editor: Sandy Baskoro

JAKARTA. Reli Indeks Harga Saham Gabungan belum berakhir. IHSG, Kamis (18/10), memperbarui rekor tertingginya menjadi 4.356,97. Ancaman profit taking menghantui bursa hari ini. Kenaikan IHSG ditopang menguatnya bursa regional. Bursa Eropa menguat seiring langkah Moodys mempertahankan peringkat utang Spanyol di level investment grade.

Analis Lautandhana Securindo Krishna Dwi Setiawan menilai kenaikan IHSG selama ini tak sebanding dengan kenaikan bursa global. “Kita lebih lambat dibandingkan bursa kawasan,” kata dia.

Dari dalam negeri, lembaga rating asal Jepang, Rating and Investment Information Inc, mengerek peringkat surat utang Indonesia dari BB+ menjadi BBB-. Indonesia masuk kategori investment grade.

Head of Debt Capital Market Trimegah Securities Herdi Ranuwibowo menilai, dana asing berpotensi masuk ke pasar Indonesia, bisa dalam bentuk saham maupun obligasi. Dus, prospek IHSG terus positif di jangka panjang.

Deni Hamzah, analis Corfina Capital, memprediksi IHSG hari ini (19/10) kembali mencetak rekor baru. Tapi pelaku pasar sebaiknya wait and see, mengingat sepekan ini indeks melaju kencang tanpa ada koreksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×