kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.852   50,00   0,30%
  • IDX 8.259   -31,80   -0,38%
  • KOMPAS100 1.167   -4,58   -0,39%
  • LQ45 838   -3,64   -0,43%
  • ISSI 296   -0,02   -0,01%
  • IDX30 436   0,03   0,01%
  • IDXHIDIV20 522   1,58   0,30%
  • IDX80 130   -0,48   -0,37%
  • IDXV30 144   1,00   0,70%
  • IDXQ30 141   0,06   0,04%

Awal Tahun 2026, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 16.725 per Dolas AS


Jumat, 02 Januari 2026 / 16:07 WIB
Awal Tahun 2026, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 16.725 per Dolas AS
ILUSTRASI. Rupiah ditutup melemah 0,23% secara harian ke Rp 16.725 per dolar AS setelah sempat perkasa di awal tahun 2026


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (2/1/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah melemah 0,23% secara harian ke Rp 16.725 per dolar AS. 

Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pergerakan rupiah dipengaruhi Risalah Rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Desember, yang dirilis pada hari Selasa lalu.

Dalam risalah tersebut menunjukkan pejabat The Fed yang terpecah. Beberapa pejabat Federal Reserve (Fed) mengatakan mungkin yang terbaik adalah membiarkan suku bunga tidak berubah untuk sementara waktu setelah komite melakukan tiga kali penurunan suku bunga tahun ini. 

Baca Juga: Saham Soechi Lines (SOCI) Kian Berkembang Usai Ekspansi ke Luar Negeri

“Namun, beberapa pembuat kebijakan menilai bahwa kemungkinan akan tepat untuk mempertahankan penurunan suku bunga lebih lanjut jika inflasi menurun dari waktu ke waktu,” ujar Ibrahim, Jumat (2/1/2026). 

Selain itu pergerakan rupiah dipengaruhi sentimen Rusia dan Ukraina yang saling tuding melakukan serangan terhadap warga sipil pada Hari Tahun Baru, meskipun ada pembicaraan intensif yang dipimpin oleh Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir empat tahun. 

Namun, Kyiv disebut telah meningkatkan serangan terhadap infrastruktur energi Rusia dalam beberapa bulan terakhir, dengan tujuan memutus sumber pendanaan Moskow untuk kampanye militernya di Ukraina.

Ibrahim memproyeksikan rupiah pada Senin (5/1) bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah di rentang Rp 16.720 – Rp 16.750 per dolar AS.

Selanjutnya: Ilusi Bulan: Penjelasan Mengapa Bulan Tampak Besar di Cakrawala

Menarik Dibaca: Promo JSM Hypermart Periode 2-5 Januari 2026, Aneka Buah Segar Harga Spesial

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×