kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.678   92,00   0,52%
  • IDX 6.488   -235,09   -3,50%
  • KOMPAS100 861   -32,47   -3,63%
  • LQ45 640   -17,84   -2,71%
  • ISSI 235   -8,22   -3,38%
  • IDX30 363   -8,52   -2,30%
  • IDXHIDIV20 449   -6,61   -1,45%
  • IDX80 98   -3,40   -3,34%
  • IDXV30 127   -2,63   -2,03%
  • IDXQ30 117   -2,02   -1,70%

Awal pekan, IHSG menampilkan wajah ceria


Senin, 26 Oktober 2015 / 09:34 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka sumringah pada awal pekan (26/10). Mengutip data RTI, pada pukul 09.17 WIB, indeks tercatat naik 0,767% menjadi 4.688,826.

Saham-saham yang berada di jajaran top gainers pagi ini antara lain: PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) naik 70% menjadi Rp 340, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) naik 14,6% menjadi Rp 3.245, dan PT Citatah (CTTH) naik 14,04% menjadi Rp 65.

Sementara, sektor keuangan menjadi sektor dengan kenaikan terbesar pagi ini yakni 1,9%. Baru kemudian disusul oleh sektor industri lain-lain dan sektor infrastruktur dengan kenaikan masing-masing 0,79% dan 0,73%.

Achmad Yaki Yamani, analis Sucorinvest, menilai, IHSG akan bergerak berfluktuasi menguat di kisaran 4.610–4.690.

"Hanya saja, indeks dibayangi oleh aksi profit taking," ujar Achmad. Dari sisi fundamental masih ada angin segar yang mendukung penguatan IHSG.

Sentimen positif pasar berasal dari paket ekonomi jilid V dan penguatan rupiah ke level Rp 13.610 per dollar AS.

Searah dengan bursa Asia

Sementara itu, bursa Asia juga melaju untuk hari kedua. Pada pukul 09.00 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific naik 0,3% menjadi 136,15. Pada Jumat (23/10) lalu, indeks acuan di kawasan regional ini ditutup di level tertingginya sejak 19 Agustus lalu.

Jika ditotal, sepanjang bulan ini hingga akhir pekan lalu, indeks MSCI Asia sudah melompat hingga 9,7%.

Sementara itu, indeks Topix Jepang naik 1,2%, indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,3%, dan indeks Kospi Korea Selatan naik 0,4%. Sementara, pasar saham Selandia Baru ditutup karena libur nasional.

Bursa Asia melesat seiring langkah China yang memangkas tingkat suku bunga acuannya. Hal ini menandakan, pemerintah Negeri Panda itu berupaya keras untuk memacu kembali pertumbuhan ekonomi mereka. Tentunya, hal ini dipandang positif oleh pelaku pasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×