kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Astra Internasional (ASII) bidik 1.500 layanan GoFleet


Selasa, 27 Agustus 2019 / 10:49 WIB
ILUSTRASI. Menara Astra


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

Sebelumnya, Direktur Utama ASII Prijono Sugiarto mengatakan perseroan masih memiliki ruang untuk melakukan investasi di proyek digital. Mengingat saat ini ASII melihat kondisi keuangannya masih baik.

Prijono bilang, ini tercermin dari ekuitas yang dimiliki ASII sebesar Rp 176,9 triliun sedangkan liabilitas di luar sektor jasa keuangan hanya Rp 23 triliun.

Sementara itu, ASII mengatakan tahun ini perseroan menganggarkan dana belanja modal sekitar Rp 25 triliun hingga Rp 27 triliun.

Baca Juga: Sanggah kabar lego Bank Permata, Astra Internasional (ASII) fokus perbaiki kinerja

"Yang kita pakai untuk digital US$ 100 juta, lalu kami masih banyak di real sektor, tapi kami tidak bisa bilang berhenti di situ, karena kembali lagi Astra punya headroom yang masih besar, jadi kalau memang diperlukan kami akan berutang," ujar Prijono, Senin (26/8).

Asal tahu saja, Astra pada Maret 2019 lalu menyuntikkan dananya sebesar US$ 100 juta melalui partisipasi pendanaan seri F GOJEK. Dengan tambahan investasi tersebut, total investasi Astra pada Gojek mencapai US$ 250 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×