kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45921,46   1,15   0.12%
  • EMAS1.343.000 -0,30%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Asing Net Buy Rp 13,3 Triliun Sebulan Terakhir, Cermati Saham yang Banyak Diborong


Jumat, 01 Maret 2024 / 08:19 WIB
Asing Net Buy Rp 13,3 Triliun Sebulan Terakhir, Cermati Saham yang Banyak Diborong
Asing Net Buy Rp 13,3 Triliun Sebulan Terakhir, Cermati Saham yang Banyak Diborong


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih ditutup menguat dalam perdagangan sebulan terakhir. Pada penghujung bulan Februari 2024 ini, IHSG melemah 0,17% ke level 7.316.

Namun dalam sebulan terakhir, IHSG masih naik 2,22%. Investor asing juga masih mencatatkan net buy sebesar Rp 13,30 triliun dalam perdagangan sebulan terakhir. Asing tercatat banyak mengoleksi saham-saham big caps perbankan yang jadi penggerak indeks. 

Asing mencatat net buy terbesar pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dalam sebulan perdagangan terakhir Rp 3,4 triliun. Saham BBRI tercatat naik 9,87% ke Rp 6.125 per saham. Total volume perdagangan mencapai 3,22 miliar dengan nilai transaksi Rp 19,33 triliun.

Baca Juga: Didominasi Saham Perbankan Big Caps, Ini Saham Paling Banyak Dijual Asing Kemarin

Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berada di urutan kedua terbanyak favorit asing sebulan terakhir Rp 3,26 triliun. Saham BMRI naik 8,11% ke Rp 7.000 per saham. Total volume perdagangan saham BMRI 2,84 miliar dengan nilai transaksi Rp 19,76 triliun.

 

Kemudian saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berada diurutan ketiga saham yang banyak dikoleksi asing dalam sebulan Rp 2,89 triliun. Saham BBCA hanya naik 3,40% ke Rp 9.875 per saham. Total volume perdagangan saham BBCA 1,83 miliar dengan nilai transaksi Rp 17,97 triliun.

Baca Juga: Cermati Saham-Saham Favorit Asing pada Perdagangan Akhir Bulan Februari 2024

Berikut 10 saham net buy terbesar asing dalam sebulan terakhir

1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 3,4 triliun
2. PT PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 3,26 triliun
3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 2,89 triliun
4. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 1,79 triliun
5. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 1,4 triliun
6. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp 481,49 miliar
7. PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp 430,35 miliar
8. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 402,53 miliar
9. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 359,75 miliar
10. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) Rp 215,62 miliar

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×