kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

AS kian mendekati default, Wall Street dihiasi kecemasan investor


Jumat, 29 Juli 2011 / 06:07 WIB
ILUSTRASI. Pengguna komuter dengan masker wajah memenuhi stasiun kereta di tengah mewabahnya virus corona (COVID-19) di stasiun Cadorna, Milan. Marco Passaro/IPA via Reuters 


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Sebagian besar saham di bursa AS ditutup dengan penurunan. Tak ayal, kondisi itu membuat Wall Street memerah untuk hari keempat. Kemerosotan tersebut dipicu oleh Senat AS yang belum juga menemukan kesepakatan mengenai batasan utang AS. Selain itu, dollar juga menguat dan harga komoditas menurun.

Asal tahu saja, Juru Bicara parlemen AS John Boehner menunda voting terhadap kebijakan batasan utang. Padahal, deadline kian dekat. Sedangkan Dollar Index naik 0,2% dan S&P GSCI of commodities turun 0,2%.

Pada pukul 16.00 waktu New York, indeks S&P 500 turun 0,3% menjadi 1.300,67. Dengan demikian, sepanjang pekan ini, total penurunan S&P mencapai 3,3%.

"Saat ini pasar disetir oleh kecemasan investor mengenai batasan utang AS yang sudah semakin dekat dengan deadline. Akan ada beberapa alasan mengapa Boehner menunda voting. Tapi pelaku pasar akan memperkirakan yang terburuk mengenai alasan itu," jelas Carlo Panaccione, co-founder of Navigation Group di California.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×