kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.750   -3,00   -0,02%
  • IDX 6.577   51,90   0,80%
  • KOMPAS100 862   10,84   1,27%
  • LQ45 653   9,22   1,43%
  • ISSI 230   0,93   0,41%
  • IDX30 366   5,27   1,46%
  • IDXHIDIV20 450   7,50   1,69%
  • IDX80 98   1,30   1,34%
  • IDXV30 125   1,11   0,90%
  • IDXQ30 116   1,76   1,53%

Archi Indonesia (ARCI) Berpeluang Teruskan Kinerja Positif Hingga Akhir 2026


Selasa, 01 September 2026 / 12:48 WIB
Archi Indonesia (ARCI) Berpeluang Teruskan Kinerja Positif Hingga Akhir 2026
ILUSTRASI. Archi Indonesia (ARCI) cetak kinerja keuangan cemerlang dengan pendapatan dari kontrak pelanggan naik jadi US$ 322,29 juta pada semester I-2026. (Dok/PT Archi Indonesia Tbk (ARCHI))


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) mencetak kinerja keuangan cemerlang sepanjang semester I-2026 di tengah tingginya harga komoditas emas dunia.

Sebagaimana diketahui, pendapatan dari kontrak dengan pelanggan ARCI meningkat 67,48% year on year (yoy) menjadi US$ 322,29 juta pada semester I-2026.

Mayoritas pendapatan ARCI pada semester I-2026 berasal dari segmen penambangan emas yakni US$ 252,70 juta. ARCI juga mencatat pendapatan dari perdagangan dan pengolahan emas senilai US$ 69,59 juta.

Pada saat yang sama, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ARCI melonjak 132,81% yoy menjadi US$ 80,25 juta.

Baca Juga: IHSG Menguat ke 6.564 di Sesi Pertama Hari Ini, Top Gainers LQ45: ESSA, PTBA, BUMI

Kepala Riset Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi mengatakan, kinerja top line dan bottom line ARCI memang mengesankan. Bahkan, laba bersih ARCI mampu tumbuh lebih tinggi dibandingkan pendapatan. Hal ini menunjukkan adanya operating leverage yang konsisten dengan pertumbuhan harga emas, sehingga margin yang diterima ARCI lebih tebal.

Prospek kinerja ARCI pada semester II-2026 tetap konstruktif, namun ekspektasi perlu sedikit realistis mengingat basis pembanding yang sudah terlampau tinggi. Profitabilitas ARCI juga diprediksi tetap solid selama harga emas kooperatif.

"Perlu diingat bahwa persentase pertumbuhan yang moderat bukan berarti kemampuan menghasilkan pendapatan melemah," ujar dia, kemarin.

Sentimen lain yang patut diperhatikan oleh ARCI adalah perbandingan volume produksi emas aktual dengan proyeksi yang ditetapkan, efisiensi biaya pengeluaran di tengah volatilitas kurs, dan kepastian regulasi terkait royalti dan perizinan.

"Risiko utama adalah normalisasi harga emas dari level yang tinggi saat ini," imbuhnya.

Baca Juga: Ramai Rencana Merger, Intip Profil MTEL dan TBIG beserta Kinerja Terbarunya

Untuk itu, ARCI perlu memaksimalkan volume produksi dan penjualan selagi harga emas masih mendukung. Mereka juga perlu disiplin dalam manajemen biaya, hingga eksekusi agenda diversifikasi bisnis di sektor panas bumi dengan mengutamakan tata kelola yang baik.

Sementara itu, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, posisi saham ARCI masih berada di fase uptrend namun cenderung tertekan. Indikator MACD melandai di area positif dengan Stochastic yang membentuk deadcross dan rawan koreksi ke area netral. Herditya menyarankan investor untuk wait and see saham ARCI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×