kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

ANTM menerbitkan obligasi senilai Rp 4 triliun


Rabu, 09 November 2011 / 13:09 WIB
ILUSTRASI. Investor memantau perdagangan saham melalui gawainya di Jakarta, Jumat (13/11/2020). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Langkah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menerbitkan surat utang (obligasi) berkelanjutan dengan total Rp 4 triliun tinggal selangkah lagi. Rencananya, ANTM akan menggunakan dana tersebut untuk pengembangan proyek baru dan pembukaan tambang.

Dalam prospektus yang dikeluarkan perusahaan hari ini (9/11) terlihat ANTM akan menerbitkan obligasi yang terdiri dari dua seri. Jika obligasi tahap I akan ditawarkan Rp 1,5 triliun kepada publik akhir tahun ini, maka sisanya akan ditawarkan selama-lamanya dua tahun ke depan.

Penggunaan dana obligasi pertama Rp 1,5 triliun, sekitar Rp 1,05 triliun atau 70% sebagai pengembangan usaha berupa renovasi, perbaikan dan moderenisasi pabrik feronikel di Pomalaa. Dana ini juga digunakan untuk pembukaan tambang nikel di Maluku Utara dan atau Sulawesi Tenggara, juga tambang bauksit di Kalimantan Barat. Sisanya, Rp 450 miliar akan dihabiskan untuk investasi rutin pada tambang nikel Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan tambang emas.

Obligasi tersebut terdiri dari dua seri. Seri A berjangka waktu tujuh tahun dan seri B berjangka waktu 10 tahun, dengan penawaran 100% dari jumlah pokok. Bunga obligasi dibayarkan setiap tiga bulan sesuai tanggal pembayaran bunga obligasi. Tingkat bunga akan diumumkan kemudian.

PT Deutsche Securities Indonesia, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Standard Chartered Securities Indonesia dipercaya sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Sementara yang bertindak sebagai wali amanat PT Bank Permata Tbk.

Perkiraan masa penawaran awal di 10-24 November, dengan tanggal efektif 2 Desember. Sementara masa penawaran umum dijadwalkan 6-9 Desember, dengan tanggal penjatahan di 12 Desember. Distribusi secara elektronik dan pencatatan di BEI masing-masing terjadi di 14 dan 15 Desember.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×