kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.572.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.034   74,00   0,41%
  • IDX 5.185   -678,68   -11,57%
  • KOMPAS100 658   -103,29   -13,57%
  • LQ45 509   -81,53   -13,82%
  • ISSI 179   -22,02   -10,93%
  • IDX30 284   -45,14   -13,73%
  • IDXHIDIV20 366   -56,36   -13,33%
  • IDX80 75   -11,86   -13,59%
  • IDXV30 102   -13,53   -11,68%
  • IDXQ30 93   -14,99   -13,88%

Anthony Budiawan: Ancaman Status Pasar Modal RI Turun Kelas Tak Bisa Dianggap Remeh


Jumat, 16 Oktober 2026 / 21:02 WIB
Anthony Budiawan: Ancaman Status Pasar Modal RI Turun Kelas Tak Bisa Dianggap Remeh
ILUSTRASI. INDONESIA-MSCI/ (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)


Reporter: Havid Vebri | Editor: Havid Vebri

Konsultasi MSCI berlangsung hingga 30 April 2027, dengan keputusan final dijadwalkan paling lambat 30 Juni 2027. Anthony menilai Indonesia perlu menunjukkan perbaikan nyata sebelum tenggat tersebut.

Pertama, membuka identitas pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) seluruh emiten serta memperjelas pelaporan kepemilikan saham efektif.

Kedua, menindak tegas pelaku manipulasi harga dan perdagangan terkoordinasi, termasuk mengusut kasus-kasus lama yang belum tuntas.

Ketiga, membangun sistem peringatan dini berbasis risiko sekaligus mengevaluasi kemungkinan pembiaran oleh pejabat terkait.

Menurut Anthony, penurunan status dapat mendorong dana indeks global melepas saham Indonesia, sehingga meningkatkan risiko arus modal keluar dan tekanan terhadap rupiah.

Karena itu, ia menilai pemerintah dan otoritas pasar modal harus memanfaatkan waktu yang tersedia untuk membuktikan bahwa reformasi tata kelola dan penegakan hukum benar-benar berjalan.

"Tanpa perbaikan substantif, kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia berisiko semakin tergerus," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×