kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.859   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Anjlok, Rupiah Makin Dekat ke Rp 17.200 Per Dolar AS di Tengah Hari Ini (17/4)


Jumat, 17 April 2026 / 12:10 WIB
Diperbarui Jumat, 17 April 2026 / 12:11 WIB
Anjlok, Rupiah Makin Dekat ke Rp 17.200 Per Dolar AS di Tengah Hari Ini (17/4)
ILUSTRASI. Rupiah terus melemah


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot makin tak berdaya hingga perdagangan tengah hari ini. Jumat (17/4/2025), rupiah di berada di level Rp 17.190 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah melemah 0,29% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 17.139 per dolar AS. Alhasil rupiah menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia. 

Pada perdagangan intraday, rupiah sempat menyentuh leve terendahnya saat berada di Rp 17.192 per dolar AS pada pukul 10.38 WIB.

Hingga pukul 12.00 WIB, mata uang di Asia bervariasi dengan kecenderungan melemah. Di mana, yen Jepang dan baht Thailand berada satu level lebih baik dari rupiah setelah sama-sama ambles 0,19%

Baca Juga: Efisiensi Operasional, Lippo Karawaci (LPKR) Lepas Anak Usaha Rp 34 Miliar

Selanjutnya ada dolar Hong Kong dan dolar Taiwan yang sama-sama tertekan 0,05%. Diikuti, yuan China tergelincir 0,03%.

Berikutnya, ringgit Malaysia terlihat melemah tipis 0,03% terhadap the greenback.

Sementara itu,, rupee India sukses menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,48%.

Kemudian ada dolar Singapura terkerek 0,02%. Disusul, peso Filipina dan won Korea Selatan yang sama-sama menguat tipis 0,01%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×