kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.963   -67,00   -0,37%
  • IDX 5.933   185,90   3,23%
  • KOMPAS100 786   26,13   3,44%
  • LQ45 591   21,54   3,78%
  • ISSI 203   6,16   3,13%
  • IDX30 335   12,61   3,91%
  • IDXHIDIV20 413   14,50   3,64%
  • IDX80 89   2,61   3,04%
  • IDXV30 111   3,02   2,78%
  • IDXQ30 107   3,47   3,35%

Analis: Sesi II, IHSG belum akan mampu bangkit


Kamis, 08 November 2012 / 13:11 WIB
ILUSTRASI. Pengamat pajak sebut target penerimaan PPN Rp 552,3 triliun di 2022 tidak mudah


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tersengat sentimen global di sepanjang sesi I. Pengamat Pasar Modal, Alexander Aditya memprediksi, pada sesi kedua nanti, indeks masih belum mampu untuk beranjak dari zona merah. Adapun range pergerakan IHSG akan berada di kisaran 4.285-4.320.

Terkait hal itu, dia mengimbau kepada investor untuk mensiasati penurunan tersebut dengan melakukan trading jangka pendek. "Investor sebaiknya memanfaatkan momentum rebound teknikal dengan melakukan profit taking berkala saat memiliki kesempatan ambil keuntungan," saran Aditya.

Sedangkan bagi investor yang tidak memiliki waktu lebih untuk memantau saham mereka, dia menyarankan untuk melakukan switch saham ke sektor consumer goods untuk mengurangi risiko, sambil menunggu perkembangan fiscal cliff AS dan data perekonomian Jepang yang mengecewakan.

"Saham pilihan saya untuk sektor barang konsumsi diantaranya saham INDF, ICBP, KLBF, KAEF, dan UNVR," urainya.

Sedangkan Analis Phillip Securities, Venty Arnesya melihat, IHSG masih akan sedikit tertahan di level support 4.300. "IHSG diprediksi masih akan bertahan di trend sideways jangka pendeknya," kata Venty kepada KONTAN, Kamis (8/11).

Dia mengingatkan, penurunan saham-saham bluechips masih kuat dan kemungkinan akan mempersulit IHSG untuk kembali positif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×