kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45725,83   16,46   2.32%
  • EMAS914.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Analis sarankan hindari saham yang prospek dan ratingnya dipangkas oleh Moody's


Rabu, 01 April 2020 / 20:09 WIB
Analis sarankan hindari saham yang prospek dan ratingnya dipangkas oleh Moody's
ILUSTRASI. Petugas kebersihan melintas di depan layar yang menampilkan informasi pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (31/3/2020). IHSG sukses membukukan rebound dan mengakhiri pergerakannya pada perdagangan hari Selasa (31/3/

Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lembaga pemeringkat Moody’s International Service memangkas peringkat PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Gajah Tungal Tbk (GJTL), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Medco Energi International Tbk (MEDC) dan PT Pan Brothers Tbk (PBRX).

Prospek kelima emiten tersebut menjadi negatif di tengah kondisi pasar yang bergejolak saat ini.

Analis Jasa Utama Capital Sekuritas menilai prospek kelima saham tersebut memang masih akan tertekan. “yang paling lumayan pun Medco. Tetapi karena harga minyak yang turun sekarang ini dapat membuat kinerja Medco melemah,” jelas Chris kepada Kontan, Rabu (1/4).

Baca Juga: Sudah terdiskon banyak, saatnya koleksi saham-saham emiten tambang batubara

Sebenarnya tahun lalu Medco memiliki kinerja yang apik. Sebagai gambaran, pada kuartal III-2019 Medco Energi berhasil membukukan laba bersih US$ 19,27 juta, padahal di periode yang saham tahun sebelumnya perusahaan migas ini mengalami kerugian bersih US$ 11,08 juta.

Kenaikan laba ini didorong oleh pendapatan yang naik 12,7% menjadi US$ 1,01 miliar. Kinerja yang apik tersebut sejalan dengan harga minyak  yang masih tinggi.

Berdasarkan catatan Kontan, harga minyak mentah berjangka di kuartal I-2020 ini telah turun cukup tajam. Per Rabu (1/4) harga minyak mentah jenis Brent kontrak pengiriman Juni 2020 di ICE Futures turun menjadi US$ 25,33 per barel sementara West texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman Mei 2020 di Nymex menjadi US$ 20,13 per barel.

Baca Juga: Simak kata analis soal lima emitan yang peringkatnya dipangkas oleh Moody's

Data tersebut mencerminkan minyak jenis WTI telah merosot 66,22% sepanjang kuartal satu dan minyak Brent telah merosot 58,88% sepanjang kuartal satu.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×