kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.908   -84,00   -0,47%
  • IDX 5.990   -19,30   -0,32%
  • KOMPAS100 769   -4,09   -0,53%
  • LQ45 590   -2,77   -0,47%
  • ISSI 209   0,10   0,05%
  • IDX30 327   -0,84   -0,26%
  • IDXHIDIV20 420   1,10   0,26%
  • IDX80 88   -0,42   -0,47%
  • IDXV30 114   0,33   0,29%
  • IDXQ30 107   -0,15   -0,14%

Analis: Saham perbankan masih menarik tapi harus selektif


Jumat, 13 Juli 2018 / 17:30 WIB
ILUSTRASI. ANALISIS - Frederik Rasali


Reporter: Dian Sari Pertiwi | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Walau dibayangi sentimen kenaikan suku bunga Bank Indonesia Seven Day Reverse Repo Rate (BI 7 DRRR), namun pada sesi II perdagangan hari ini saham-saham perbankan kompak menghijau.

Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menguat 225 basis point (bpp) atau 3,20% ke level Rp 7.250, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) naik 1,55% ke level Rp 6.550.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga menguat tipis 0,34% menjadi Rp 2.980 dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat 0,22% ke level Rp 22.875.

Vice President Research Artha Sekuritas Frederik Rasali menyebut, investor masih bisa mencermati pergerakan saham-saham di sektor perbankan. Kenaikan suku bunga bisa jadi sentimen negatif dan mempengaruhi pendapatan juga menggerus margin industri perbankan. 

Namun, menurut Frederik investor masih punya ruang untuk mengoleksi saham perbankan. "Untuk sektor perbankan selektif, investor bisa lihat bank yang terlibat dalam pembiayaan proyek infrastruktur, seperti BNI," kata dia.

Sebagai gambaran, sepanjang kuartal I-2018 BBNI sudah menyalurkan kredit sebesar Rp 439,46 triliun. BBNI memprioritaskan portofolio pinjaman di sektor infrastruktur.

Pada kuartal I-2018, penyaluran kredit infrastruktur BBNI tumbuh 15,3%. Kredit ini didominasi oleh pembiayaan proyek konstruksi dan pembangunan jalan tol.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×